
Obat pengencer darah diberikan pada pasien stroke dengan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol atau gangguan irama jantung.
JawaPos.com - Seorang pasien stroke umumnya sudah mengalami kerusakan otak dan pembuluh darah. Untuk mencegah serangan stroke berulang, dokter pasti memberikan obat pengencer darah. Namun mengapa pasien stroke yang sudah minum obat pengencer darah, masih bisa juga terkena serangan stroke kedua?
Obat pengencer darah diberikan pada pasien stroke dengan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol atau gangguan irama jantung. Kerusakan pembuluh darah diatasi dengan obat pengencer darah.
Obat pengencer darah terbagi dua. Yaitu obat antikoagulan dan antiplatelet. Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional dr. Mursyid Bustami, SpS (K), KIC, MARS, menjelaskan peluang pasien stroke terkena serangan kedua lebih besar. Jika sudah pernah terserang strok satu kali.
Pada pasien yang pernah mengalami stroke iskemik jenis trombotik, kata dr. Mursyid, harus diberikan antitrombotik (antiplatelet) untuk mencegah terjadi stroke berulang. Obat tersebut biasanya diberikan dalam jangka panjang hingga seumur hidup.
Antitrombotik ini di masyarakat awam secara umum dikenal sebagai obat pengencer darah. Obat pengencer darah bekerja mencegah terjadinya penggumpalan darah di pembuluh darah. Gumpalan darah bisa menyumbat aliran darah ke otot jantung dan menyebabkan serangan jantung. Bekuan darah juga bisa menghadang aliran darah ke otak, sehingga akhirnya menyebabkan stroke.
Lalu ternyata obat pengencer darah hanya menurunkan risiko terkena stroke kedua atau berulang. Sehingga meski pasien sudah rutin minum obat pengencer darah bisa saja berisiko terkena stroke kedua. Mengapa demikian?
"Ada faktor risiko yang tidak bisa dikendalikan seperti usia, ras, genetik atau familial faktor," jelas dr. Mursyid kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Obat pengencer darah biasa diminum untuk mencegah stroke iskemik berulang. Namun hanya bisa menurunkan risiko stroke berulang.
"Menurunkan risiko stroke berulang tidak lebih dari 20 persen. (Maka stroke) semakin cepat ditangani dengan tepat, semakin baik outcome stroke," tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
