
Ilustrasi obat Trastuzumab untuk pasien kanker payudara yang tak lagi ditanggung BPJS
JawaPos.com - Para pasien kanker payudara belakangan merasa resah setelah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak lagi menanggung obat Trastuzumab. Sejak 1 April 2018, obat Trastuzumab dihentikan penjaminannya oleh BPJS Kesehatan. Jika memang begitu, haruskah pasien kanker payudara tetap wajib mengonsumsi obat?
Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Agung Waluyo, menjelaskan Trastuzumab adalah terapi adjuvan dari regimen pengobatan kemoterapi. Trastuzumab sendiri adalah kemoterapi.
"Penggunaan Trastuzumab sendiri umum digunakan untuk Kanker payudara yang sudah mengalami metastase (penyebaran)," jelasnya kepada JawaPos.com, Senin (6/8).
Seperti pada kemoterapi yang lain, kata Agung, Trastuzumab juga memiliki efek samping seperti gangguan saluran cerna. Di antaranya seperti diare, gastritis, gangguan mukosa mulut, lemah/lelah, sesak, anemia, dan sakit kepala.
Pria yang fokus di bidang Keperawatan Medikal Bedah itu menjelaskan alternatif jika tidak ada Trastuzumab, maka pasien dapat diberikan jenis kemoterapi lain seperti Tamoxifen. Namun, bukan berarti harganya terjangkau oleh semua pasien.
"Mungkin saya akan menjelaskan apa yang akan terjadi jika pasien kanker payudara tidak mendapatkan kemoterapi, bukan tidak mendapatkan Trastuzumab. Jika pasien kanker payudara tidak mendapatkan kemoterapi, maka kanker akan terus tumbuh dan kemungkinan besar akan meluas ke tempat lain (metastase)," ujarnya.
Trastuzumab adalah obat yang aman, bermutu dan berkhasiat yang perlu dijamin aksesbilitasnya dalam rangka pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Formularium Nasional 2018 yang ditetapkan pada 28 Desember 2017. Di halaman 66 pada poin 43 keputusan itu menyebutkan secara tegas bahwa Trastuzumab diberikan pada pasien kanker payudara metastatik dengan HER 2 positif.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
