
Ilustrasi
JawaPos.com - Lebih dari 50 persen anak-anak yang mempunyai karies memang datang saat gigi sudah berlubang yang dalam. Bahkan juga disertai nyeri.
Hal itu diungkapkan oleh spesialis kedokteran gigi anak drg Tania Saskianti SpKGA PhD. Akhirnya saat diobati, anak jadi kesakitan. ’’Kalau sudah gini, datang ke dokter gigi identik dengan kesakitan, padahal kalau lubangnya masih nggak dalam ya nggak sakit,’’ ungkap dokter gigi Klinik Spesialis Gigi Terpadu Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG Universitas Arlangga tersebut.
Pola yang kini sering terjadi pada karies anak yaitu, anak sekolah dasar usia enam sampai 12 tahun yang mempunyai karies karena perilaku. Yakni perilaku yang susah makan, akhirnya minum susu dengan botol. Karena tidak diawasi orang tua, acara minum susu pun menjadi molor dan anak ngedot selama berjam-jam. Bahkan, bisa sampai ketiduran.
Padahal, ketika gigi berendam di air susu selama berjam-jam, akan membuat enamel atau lapisan gigi terluar menjadi larut atau terkikis. Karena susu mengandung karbohidrat yang ketika bertemu kuman dalam mulut akan melarutkan enamel tersebut.
Apalagi, lanjut, Tania, anak sangat menyukai makanan yang lengket-lengket seperti coklat. Hal tersebut akan sangat mendukung terjadinya karies. Bila sudah begitu, terbentuknya karies akan menjadi sangat cepat. Akhirnya ketika gigi berlubang, rasa nyeri pun timbul. ’’Kalau sudah nyeri, biasanya anak anak kehilangan nafsu makan. Prestasinya juga bisa menurun,’’ ujarnya.
Bahkan, sekarang karies menjadi penyakit kronis nomor satu pada anak. Sayangnya, sebagian besar orang tua masih mempunyai pikiran, bahwa karies pada gigi susu tidak perlu diobati. Karena pada akhrnya akan digantikan oleh gigi permanent. Padahal, pertumbuhan gigi permanen dipengaruhi oleh gigi susu. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
Madura United Bidik 3 Poin di Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Wajib Waspada
Tavares Janji Persebaya Tampil Trengginas Lawan Madura United Demi Dongkrak Klasemen
Prediksi Skor Lens vs Paris FC di Liga Prancis: Les Parisiens Kejar Puncak
Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid 26 Oktober 2026: El Clasico Sengit!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022