
Ilustrasi
JawaPos.com - Bila kulit memerah dan meradang. Jangan selalu disalah sartikan sebagai alergi. Sebab, seringkali penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur dikira alergi. Alhasil, pengobatan yang dilakukan malah memperparah kondisi kulit.
Spesialis kulit dan kelamin dr Prasti Adhi Dharmasanti SpKK, banyak yang salah kaprah mengenai jamur di kulit yang dikira alergi, hingga mengobatinya dengan cara yang kurang tepat.
Misalnya dengan mengoleskan salep alergi atau mengoleskan bedak. Padahal, jamur akan berkembang didalam bedak. ’’Kalau dikasih bedak dan salep, itu malah menutupi bentuk asli jamur. Tidak sembuh, kulit malah semakin meradang,’’ paparnya
Memang gejala kedua penyakit kulit ini hampir sama. Tapi pada infeksi jamur, bagian kulit yang meradang terlihat pada bagian tepi yang lebih aktif, warnanya yang lebih merah dan tebal. Bagian tengahnya terlihat normal, seakan tidak bermasalah.
Infeksi jamur biasanya disebabkan karena kebersihan yang kurang. Terutama pada tubuh yang lembab, dan tidak segera dibersihkan. Terdapat beberapa hal yang memperparah kondisi infeksi jamur, yaitu pada penderita diabetes, dan HIV. Karena pada kedua penyakit tersebut, daya tahan tubuh menjadi lemah. Sehingga jamur akan mudah masuk menginfeksi tubuh.
Jadi, Prasti menegaskan sekali lagi bila tepi pada kulit yang meradang terlihat lebih aktif, jangan langsung diberi bedak. Kedua, harus lebih aktif dalam menjaga kebersihan diri. Bila merasa lebih lembab, bisa segera mandi.
Ketiga, untuk yang suka memelihara kucing. Harus rutin memeriksan kesehatan kucingnya. Terakhir, yaitu mengurangi kontak dengan penderita infeksi jamur. ’’Karena ini penyakit kulit menular,’’ katanya. (ina/tia)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
