
Ilustrasi
JawaPos.com – Penyakit kanker bisa dipicu dari berbagai faktor. Selain faktor genetik dari keluarga, penyakit ini juga dipicu oleh gaya hidup dan faktor eksternal lainnya. Selama asupan komposisi makanan berimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak maka seseorang sudah melakukan pola hidup yang sehat.
Namun tetap ada faktor eksternal yang diperoleh dari lingkungan dan memicu perkembangan sel kanker. Masyarakat harus lebih waspada lagi dengan kesehatan diri saat berada di lingkungan tempat tinggal atau lingkungan kerja yang berpotensi menimbulkan kanker.
Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agung Waluyo, menjelaskan ada empat kondisi lingkungan yang menjadi faktor eksternal pemicu kanker, Minggu (12/2).
“Kadang kala tak bisa dihindari di kehidupan. Kita tak tahu seberapa aman lingkungan kerja atau lingkungan tempat tinggal kita,” ungkap Agung.
Efek Listrik Tegangan Tinggi
Masyarakat yang tinggal di wilayah dengan risiko listrik tegangan tinggi tidak mengetahui seberapa besar risiko kanker akan terjadi. Lingkungan tempat tinggal yang memiliki risiko terpapar efek radiasi juga harus diwaspadai.
Efek Sinar Matahari
Seseorang yang bekerja berat di luar ruangan (outdoor) juga harus mengantisipasi paparan sinar matahari dan polusi. Menggunakan krim tabir surya dengan kandungan SPF bisa untuk mencegah.
Efek Polusi
Masyarakat yang berkerja di luar ruangan atau di lingkungan kerja banyak polusi juga wajib menggunakan masker. Penggunaan masker juga dapat digunakan oleh penumpang ojek online yang saat ini sedang tren.
Bekerja di Ruang Radiologi
Orang yang bekerja di ruang radiologi rentan terkena efek sinar yang bisa mengakibatkan perubahan genetik dari sel dan terjadilah proses kanker. Memang orang yang bekerja di ruangan ini pasti pakai pelindung.
Tetapi jangan lupa, pelindung itu juga harus dipakai oleh OB atau petugas kebersihan (cleaning service) yang membersihkan ruangan tersebut jika memang harus terpapar. Atau menjadwalkan supaya mereka tak terpapar. Misalnya pembersihan dilakukan sore dan pagi yang memang semua peralatan tak dalam kondisi menyala. (cr1/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
