Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 November 2025 | 23.25 WIB

Mengenal Teknologi Photon-Counting CT Scan NAEOTOM Alpha.Pro, Inovasi Mutakhir Deteksi Penyakit yang Presisi

Grand Launching photon-counting CT Scan pada NAEOTOM Alpha.Pro di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk/(Dimas Choirul/Jawapos.com). - Image

Grand Launching photon-counting CT Scan pada NAEOTOM Alpha.Pro di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk/(Dimas Choirul/Jawapos.com).

JawaPos.com - Permintaan akan pencitraan medis berpresisi tinggi terus meningkat seiring dengan melonjaknya prevalensi penyakit tidak menular di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu secara global dengan hampir 18 juta jiwa setiap tahun.

Di Indonesia, stroke menjadi penyebab kematian tertinggi, menyumbang lebih dari 19% dari total kematian nasional (Riskesdas 2018, Kementerian Kesehatan RI). Karena itu, deteksi dini dan pencitraan akurat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengobatan dan menurunkan angka kematian.

Menjawab tantangan tersebut, RS Pantai Indah Kapuk (RSPIK) mengambil langkah visioner dengan menjadi rumah sakit pertama di Asia yang mengadopsi NAEOTOM Alpha.Pro - CT scan photon-counting. Pencapaian ini mencerminkan komitmen rumah sakit untuk berinovasi secara berkelanjutan, memperkuat diagnostik presisi, dan menetapkan standar baru dalam keunggulan klinis di kawasan Asia.

Teknologi photon-counting CT Scan pada NAEOTOM Alpha.Pro memperkenalkan pendekatan baru dalam deteksi sinar-X dengan mengonversi langsung foton menjadi sinyal digital, menghasilkan resolusi spasial yang lebih tinggi, karakterisasi jaringan yang lebih detail, serta dosis radiasi yang lebih rendah dibandingkan CT scan konvensional.

Direktur Utama RS Pantai Indah Kapuk, dr. Silvanus Chakra Puspita, MARS, mengatakan, RS Pantai Indah Kapuk percaya bahwa inovasi bukan sekadar soal teknologi tetapi tentang bagaimana teknologi mengubah perjalanan pasien menjadi lebih manusiawi, aman, dan efektif.

Dengan menghadirkan NAEOTOM Alpha. Pro - the first in Asia, RS Pantai Indah Kapuk menegaskan sebagai rumah sakit yang adaptive, forward-thinking, and globally connected, pihaknya mendukung perkembangan inovasi dan teknologi.

"Kami memandang teknologi bukan sebagai tren, tetapi sebagai tanggung jawab moral untuk memberikan perawatan terbaik bersama tim medis yang kami miliki. This is more than innovation - it's our commitment to redefine precision, elevate patient care, and shape the future of healthcare in Indonesia," ujarnya di RS Pantai Indah Kapuk, Kamis (6/11).

Dengan pencapaian ini, RS Pantai Indah Kapuk menegaskan dirinya sebagai institusi kesehatan visioner yang adaptif terhadap perkembangan global dan berkomitmen menghadirkan layanan berstandar dunia.

Bagi tenaga medis, kehadiran alat ini memberikan lompatan signifikan dalam ketepatan diagnosis. Dalam kasus stroke, sistem ini menampilkan citra ultra-tinggi dengan kontras yang lebih tajam, membantu mendeteksi perubahan dini dan mempercepat intervensi saat setiap detik berarti.

Dalam kardiologi, teknologi ini memperjelas visualisasi pembuluh darah koroner, meminimalkan distorsi di sekitar stent (ring jantung), dan menghadirkan citra sumbatan yang lebih akurat untuk pengambilan keputusan klinis yang lebih percaya diri. Sementara pada onkologi dan bidang spesialisasi lainnya, kemampuan kuantisasi dan pencitraan spektral NAEOTOM Alpha. Pro mendukung deteksi kelainan organ tubuh secara lebih tajam dan perencanaan terapi yang lebih personal.

Bersama Siemens Healthineers, implementasi NAEOTOM Alpha. Pro diharapkan dapat membuka akses masyarakat Indonesia terhadap teknologi kesehatan kelas dunia, sekaligus membawa pelayanan medis nasional menuju masa depan yang lebih presisi, berfokus pada pasien, dan berbasis teknologi.

"Peluncuran NAEOTOM Alpha. Pro di RS Pantai Indah Kapuk menandai langkah penting dalam pengembangan precision medicine atau pengobatan presisi di Indonesia. Pencapaian ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan inovasi teknologi yang berfokus pada pasien delivering faster, smarter, and more personalized diagnostics," tandas Presiden Direktur Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore