
Ilustrasi Anak
JawaPos.com - Psikologi Forensik Universitas Indonesia, Reza Indragiri Amriel mengatakan bahwa rehabilitas adalah jalan terbaik, untuk menangani anak yang terkena narkoba.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menghilangkn candu dan adiktif atas narkoba secara berangsur-angsur.
"Bagi saya rehabilitasi psikologis tidak cukup. Jika kemudian anak keluar dari panti rehabilitasi masuk lagi ke lingkungan yang merokok, saya tidak yakin anak bisa pulih seutuhnya," terang Reza kepada JawaPos.com, Rabu (7/3).
Reza melihat dibutuhkan rehabilitasi secara fisik, psikis, dan sosial.
Jika rehabilitasi fisik dan psikis fokus terhadap anak, maka rehabilitasi sosial akan fokus kepada intervensi lingkungan si anak.
"Ya baik masyarakat, sekolah, teman tapi intinya di rumah. Paling penting, keluarga harus memastikan rokok dan segala produknya menjadi terlarang di rumah. Tegas dan mengena," tutup pria yang juga Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindugan Anak Indonesia (LPAI) itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
