
Anggota Komisi III DPR, Henry Yosodiningrat
JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR, Henry Yosodinigrat mengaku prihatin atas anak-anak yang terlibat dalam dunia narkoba. Dirinya meyakini anak-anak tersebut merupakan korban dari oknum tidak bertanggung jawab.
"Yang kita mesti pahami anak-anak yang jadi pengedar itu adalah korban karena sudah menjadi budak dari narkoba," tegas Henry saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (7/3).
Untuk menangkal hal ini, Henry melihat pencegahan dapat dilakukan dengan penyuluhan.
Keluarga dan pihak sekolah dapat mengawasi dan memberi pendidikan anti narkoba pada anak.
Menurutnya, DPR tidak dapat membuat Undang-Undang khusus untuk melindungi anak dalam masalah narkoba. Dikarenakan, undang-undang terkait narkoba masih menyasar kepada khalayak umum.
"Tidak mungkin buat RUU. Sekarang kita fokus saja alasan anak menjadi pengedar dan pemakai. Pada umumnya 99,9 persen anak menjadi pengedar karena mereka pecandu," jelas Henry.
Ketika anak menjadi pecandu, jelas Henry, anak tidak menjual narkoba untuk memperkaya diri tetapi untuk kebutuhan konsumsinya. Jadi, tidak adil jika anak dijatuhi pidana seperti pengedar yang tujuannya memperkaya diri.
"Jadi perlu dikedepankan anak untuk direhabilitasi karena jika sudah di rehab mereka tidak bakal mengedarkan narkoba lagi," tegas Ketua Umum Gerakan Anti Narkotika (Granat) itu.
Rehabilitasi, terang Henry, ditujukan bagi para pecandu narkoba baik anak ataupun orang dewasa.
"Untuk anak-anak yang belum ketergantungan, maka akan segera dikembalikan langsung kepada orang tuanya,"pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
