Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 02.57 WIB

Nyeri Dada Tiba-Tiba? Apakah Anda Perlu Segera Periksa?

Ilustrasi keluhan nyeri dada, gangguan ini harus diwaspadai, terutama yang  punya riwayat penyakit jantung dalam keluarga.  (Foto: Freepik) - Image

Ilustrasi keluhan nyeri dada, gangguan ini harus diwaspadai, terutama yang punya riwayat penyakit jantung dalam keluarga. (Foto: Freepik)

JawaPos.com - Nyeri dada bisa dialami siapa pun dan harus diwaspadai jika disertai sesak napas, nyeri menjalar ke lengan kiri, leher, atau rahang, keringat dingin, serta rasa tertekan dan berdebar hebat tanpa sebab. Keluhan ini bisa menjadi tanda adanya gangguan jantung yang harus diperiksakan sedini mungkin, salah satunya di layanan Chest Pain Unit Mayapada Hospital, yang dapat mendeteksi dan menangani nyeri dada secara tepat dan menyeluruh.

Dokter Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi di Mayapada Hospital Surabaya menegaskan, keluhan nyeri dada harus segera diperiksa terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

"Sekalipun tidak memiliki keluhan nyeri dada, tetap disarankan untuk periksa kondisi jantung secara berkala. Gangguan jantung juga bisa terjadi meski tanpa riwayat penyakit jantung, terutama dengan pola hidup tidak sehat seperti merokok, stres berlebihan, kurang tidur, atau konsumsi zat stimulan," ujarnya.

Selain itu, nyeri dada juga perlu diwaspadai jika muncul saat berolahraga, melakukan aktivitas berat, atau bahkan saat sedang beristirahat. Kondisi ini pernah dialami seorang pasien muda berusia 29 tahun di Mayapada Hospital Kuningan, yang merasakan nyeri dada saat berolahraga ringan.

Setelah menjalani pemeriksaan, pasien diketahui mengalami serangan jantung jenis unstable angina dan harus segera menjalani tindakan pemasangan ring untuk membuka sumbatan pada pembuluh darah jantung.
Oleh karena itu, keluhan nyeri dada, baik ringan maupun berat, sebaiknya tidak diabaikan dan perlu segera diperiksakan.

Pemeriksaan awal dapat dilakukan di Chest Pain Unit Mayapada Hospital secara GRATIS jika terbukti tidak ada gangguan jantung. Namun, jika ditemukan ada masalah pada jantung, pasien dapat ditangani sesuai protokol medis oleh Dokter Spesialis Jantung yang siaga dan standby 24 jam.

Layanan Chest Pain Unit Mayapada Hospital juga terintegrasi dengan layanan unggulan Cardiovascular Center Mayapada Hospital agar pasien dengan penyakit jantung mendapat penanganan tepat oleh tim dokter spesialis dan subspesialis jantung berpengalaman dalam melakukan tindakan advanced seperti ablasi jantung, operasi bypass, dan tindakan lainnya. Anda dapat berkonsultasi dengan tim dokter Cardiovascular Center melalui call center 150770 atau melalui MyCare.

Cardiovascular Center Mayapada Hospital juga memiliki layanan kegawatdaruratan jantung Cardiac Emergency yang siaga 24 jam menangani kasus serangan jantung dengan tindakan Primary PCI sesuai protokol internasional door-to-balloon kurang dari 90 menit. Layanan ini dapat diakses melalui call center 150990 atau fitur emergency call di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.

Berbagai informasi kesehatan jantung dan promo layanan melalui fitur Health Articles & Tips di MyCare. Ada pula, fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, footsteps, dan Body Mass Index (BMI). Unduh MyCare dan kumpulkan bonus reward point untuk potongan harga layanan di Mayapada Hospital.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore