Ilustrasi seorang anak kecil yang makan buah (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Depresi dan gangguan mental kerap dianggap harus diatasi dengan terapi atau obat-obatan. Padahal, solusi sederhana seperti mengubah pola makan—khususnya memperbanyak buah—ternyata bisa memberi dampak signifikan.
Dilansir dari VeryWellMind.com pada Rabu (23/04), penelitian terbaru di Inggris membuktikan hubungan kuat antara konsumsi buah dengan kesehatan mental. Sebaliknya, camilan asin seperti keripik justru memicu kecemasan dan gangguan memori. Bagaimana penjelasannya?
Buah vs Camilan Asin: Mana yang Bikin Mental Lebih Sehat?
Penelitian terhadap 428 orang dewasa di Inggris menunjukkan, responden yang sering makan buah memiliki skor depresi lebih rendah dan kesehatan mental lebih baik. Sebaliknya, penggemar camilan asin seperti keripik justru lebih rentan lupa meletakkan barang, stres, bahkan kesulitan mengingat nama.
Neuroscientist Renetta Weaver menjelaskan, makanan bergizi tinggi adalah "bensin premium" untuk tubuh. "Saat kita makan buah, energi mental meningkat seperti mesin yang diservis rutin. Tapi kalau hanya mengandalkan camilan asin, tubuh akan 'ngebul'—lemas dan penuh keluhan," ujarnya.
Weaver membandingkan otak dengan anak kecil yang selalu ingin makanan manis atau asin. "Kita harus jadi 'orang tua' yang tegas memilih buah ketimbang menuruti keinginan impulsif," tambahnya. Ia menyarankan trik sederhana: catat pola makan harian dan siapkan buah dalam jangkauan. Misal, taruh potongan melon di meja kerja sebagai pengganti keripik.
Tips Praktis Tingkatkan Konsumsi Buah ala Ahli Diet
Ahli gizi Molly Rapozo menekankan, frekuensi makan buah lebih penting daripada porsinya. "Coba tambahkan satu porsi buah tiap makan. Tak harus mahal—pisang atau pepaya lokal pun sama berkhasiat," sarannya. Untuk yang malas repot, buah kaleng tanpa gula atau frozen fruit bisa jadi alternatif.
Rapozo juga mengingatkan untuk bijak memilih camilan. "Keripik boleh sesekali, tapi jangan beli kemasan besar. Lebih baik kombinasikan buah dengan protein, seperti apel plus selai kacang atau yogurt dengan stroberi," ujarnya. Ia menganalogikan kebiasaan makan sehat seperti menabung: "Sedikit-sedikit, lama-lama jadi bukit—dampaknya akan terasa dalam jangka panjang."
Kesehatan mental bukan hanya tentang terapi, tapi juga gaya hidup. Mulai hari ini, ganti camilan kemasan dengan buah segar. Perlahan tapi pasti, mood dan daya ingat akan membaik—seperti ponsel yang di-charge dengan daya penuh!

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
