Membaca buku/Sumber: freepik.com
JawaPos.com - Merasa tenang dan damai ketika menyelami dunia imajinasi dari membaca buku membantu seseorang menjadi lebih fokus dan rileks.
Sebuah studi dari University of Sussex, menemukan bahwa membaca dapat menurunkan detak jantung, meredakan ketegangan otot, dan mengurangi stres.
Aktivitas ini tidak hanya baik untuk pikiran, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan fisik lantaran menjadi salah satu cara untuk melepaskan diri dari tekanan sehari-hari dan menawarkan kemungkinan belajar tanpa batas.
Mendalami novel yang mengharukan membangkitkan perasaan gembira dan nyaman, serta mengalihkan pikiran buruk termasuk buku yang memiliki cerita lucu dapat memicu tawa, bertindak sebagai mood booster alami.
Sifat membaca yang mendalam ini memungkinkan seseorang untuk memutuskan hubungan dengan kenyataan, menumbuhkan kondisi mental yang positif.
Pada akhirnya, membaca mempunyai kemampuan unik guna meningkatkan semangat, meningkatkan suasana hati secara keseluruhan, memperkuat pikiran dan mendukung kesehatan mental.
“Membaca tidak hanya membuat kondisi mental tetap aktif tapi juga memberikan manfaat fisik. Ini membantu mengelola emosi, menjaga otak tetap aktif, meningkatkan kebugaran mental, dan emosional,” kata psikiater Austin Fernandes.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Kamis (14/12), terdapat 5 manfaat kesehatan mental dari membaca buku. Apa saja? simak ulasannya di bawah ini.
Membaca adalah latihan mental meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Saat pembaca menavigasi plot yang kompleks, beragam karakter, dan alur cerita rumit, mereka merangsang berbagai wilayah otak, sehingga meningkatkan konektivitas terhadap cerita.
Penelitian dari Neurology mengungkapkan membaca dapat menjaga fungsi kognitif dan mencegah kondisi seperti penyakit Alzheimer.
Kami tidak mengatakan membaca ialah kegiatan membosankan, sehingga seseorang mudah tertidur. Namun tidak seperti waktu menatap layar yang dapat mengganggu produksi hormon pemicu tidur, membaca bantu tingkatkan kesadaran, mendorong tidur malam lebih nyenyak, menurut penelitian British Medical Journal (BMJ).
Membaca bertindak sebagai pereda stres yang ampuh meredakan perasaan cemas dan khawatir.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
