Ilustrasi lansia yang rutin membaca buku
JawaPos.com – Seiring bertambahnya usia, kerja untuk berpikir dan kemampuan otak kamu kerap kali menurun. Lansia akan lebih sulit mengingat ketika meletakan barang.
Otak berubah seiring bertambahnya usia, baik dari segi ukuran maupun strukturnya dan perbedaan ini dapat dirasakan seiring berjalannya waktu.
Pasa lansia disarankan melakukan beberapa hal berikut ini untuk membantu menjaga ingatan kamu tetap berfungsi, bahkan ketika volume otak menyusut dan sel-sel saraf menyusut.
1.Kontrol tingkat kolesterol dan tekanan darah
Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini berpotensi mengambangkan penyakit demensia atau kehilangan ingatan parah.
Penelitian pada 2021 di Journal of Alzheimer’s Disease, kesehatan kardiovaskular yang baik adalah tingkat gula darah yang sehat, serta memiliki berat badan yang sehat. Hal ini berkaitan dengan fungsi kognitif yang lebih baik.
2. Jangan merokok dan minum alkohol berlebih
Menurut Alzheimer's Association, merokok dan minum minuman alkohol terlalu banyak bisa meningkatkan risiko demensia.
Pentingnya membatasi jumlah asupan alkohol. Studi pada 2022 menemukan, konsumsi alkohol di atas tujuh unit per minggu dikaitkan dengan zat besi otak yang lebih tinggi.
Zat besi yang tinggi pada otak berkaitan dengan fungsi kognitif yang buruk. Tujuh unit alkohol setara dengan sempet botol bir atau tiga gelas anggur standar.
3. Selalu belajar
Menurut Parentis Health, mempelajari keterampilan baru seperti membaca buku dan menekuni hobi, membuat lansia aktif secara mental.
Latihan mental membangun dan menjaga koneksi di otak. Sehingga bisa membuat otak pada lansia mengalami penurunan kognitif.
Membaca dan menulis secara teratur dapat mengurangi tingkat penurunan memori lansia sebesar 32%.
4. Aktif secara fisik
Berolahraga secara teratur menjadi salah satu cara baik untuk menjaga tubuh dan pikiran para lansia agar tetap muda.
Dengan melakukan aktivitas fisik, para lansia mendapatkan manfaat seperti menjaga aliran darah ke otak, mengurangi tekanan darah tinggi, meningkatkan protein di otak, dan mencegah peradangan otak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
