
Ilustrasi seseorang mengonsumsi suplemen untuk mencegah radikal bebas dan berbagai virus penyakit.
JawaPos.com - Aktivitas yang padat di tengah ancaman polusi dan radikal bebas membuat seseorang saat ini lebih rentan sakit. Radikal bebas saat ini menjadi salah satu pemicu penuaan dan banyak penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, berkurangnya penglihatan, hingga Alzheimer. Kesadaran masyarakat mengenai radikal bebas ini, membuat konsumsi suplemen antioksidan menjadi menigkat.
Antioksidan adalah salah satu solusi mengatasi tingginya tingkat radikal bebas yang dapat muncul pada tubuh seseorang. Belakangan ini, penelitian tentang antioksidan bermunculan, berbagai macam makanan kaya antioksidan pun ditemukan. Tak lepas dari itu, banyak suplemen yang mengandung antioksidan mulai ditawarkan di pasaran.
Sebenarnya, tubuh memiliki kemampuan untuk menghasilkan antioksidannya sendiri dan mengatasi radikal bebas. Salah satu antioksidan yang dihasilkan oleh tubuh di antaranya adalah gluthathione. Gluthatione ini dapat membantu mengubah berbagai macam radikal bebas menjadi bentuk yang tidak berbahaya bagi tubuh, sebelum akhirnya radikal bebas itu dikeluarkan oleh tubuh melalui sistem detoksifikasi.
Lalu untuk apa suplemen antioksidan?
Tingginya radikal bebas yang dapat diserap oleh tubuh seseorang dari lingkungan, makanan, dan sinar matahari saat ini semakin meningkat. Sayangnya, gaya hidup masa kini yang cenderung kurang aktif (gaya hidup sedentari) dan konsumsi asupan makanan yang tidak seimbang, membuat kemampuan tubuh dalam menghasilkan antioksidan semakin terganggu dan menurun. Gluthathione juga diketahui menurun pada penderita kanker, HIV, diabetes tipe 2, Parkinson, dan hepatitis.
Karena itu, pada beberapa orang yang memang memiliki masalah dengan sistem detoksifikasi dan penyakit kronis, penggunaan suplemen antioksidan sangat dianjurkan. Suplementasi antioksidan dapat membantu tubuh mengurangi beban radikal bebas dan mempercepat penyembuhan penyakit.
Perlu diingat pula, bahwa sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen antioksidan terutama dalam dosis tinggi, sebaiknya Anda berkonsultasi dahulu ke dokter yang tepat dan dapat memberikan arahan yang sesuai. Tingginya asupan antioksidan yang melebihi batas kebutuhan tubuh justru dapat merusak tubuh karena antioksidan memiliki kemampuan untuk berubah menjadi radikal bebas.
Sumber Antioksidan selain Suplemen
Di samping suplemen, beberapa makanan yang kaya akan antioksidan juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh secara alami dan tidak berlebihan. Beberapa makanan sumber antioksidan tinggi antara lain:
1. Alpukat
2. Bawang putih
3. Asparagus
4. Brokoli
5. Buah berry, seperti blackberry, stroberi, blueberry.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
