Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2017 | 03.42 WIB

Kalian punya Penyakit Kandung Empedu? Wajib Baca Ini

Ilustrasi diet Kandung Empedu - Image

Ilustrasi diet Kandung Empedu

JawaPos.com - Pengaturan gizi sangat penting buat kesembuhan pasien kandung empedu. Karena itu, mereka harus konsisten dalam melakukannya lewat diet.


Pakar Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Lailatul Muniroh memaparkan, terdapat dua hal yang membedakan diet pada pasien dengan penyakit batu kandung empedu. Yaitu, pada pasien overweight, berat badan normal, dan kurus.


Pada pasien kandung empedu yang overweight setelah terdiagnosa, mereka bisa melakukan diet lemak rendah (DLR) tipe satu. Yaitu diet dengan kalori rendah. Tepatnya 996 kkal (kilo kalori) per hari. Dalam diet ini, pasien tidak boleh mengkonsumsi lemak sama sekali.


’’Jadi makanannya hanya buah, yang paling dianjurkan pepaya dan pisang. Minumnya teh atau sirup, manisnya mengandung karbohidrat sederhana yang memberikan energi,’’ ujarnya. Biasanya, lanjut Laila, DLR tipe satu hanya dijalankan selama dua hari. Tepatnya sebelum operasi pengangkatan batu empedu, dan pasien juga telah menggunakan infus.


Pascaoperasi pengangkatan batu kandung empedu. Pasien diperkenankan melakukan diet lemak rendah tipe dua. Dengan takaran 1.250 kkal per hari. Pasien diberikan makanan yang lunak dan bebas lemak seperti nasi tim, bubur.


Secara perlahan, makanan lunak bisa digantikan dengan nasi. Sesuai dengan kondisi pasien, sampai dokter memperbolehkan yang lunak diganti dengan nasi biasa.


Pada diet jenis ini, lanjut Laila. Pasien benar-benar tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan berlemak. Dan juga buah-buahan yang bisa menghasilkan gas. Seperti ubi, durian, nangka dll. Buah yang sangat direkomendasikan pada DLR tipe dua ini adalah apel.


’’Kalau pun misalnya ingin makan telur, bisa disiasati dengan ceplok telur. Tapi ketika menggoreng, minyak digantikan dengan air,’’ tambahnya.


Bila operasi yang dilakukan adalah pengangkatan batu beserta kandung empedu. Diet yang dilakukan sama dengan pasca operasi pengangkatan batu kandung empedu. ’’Yang penting, pasien disiplin dalam dietnya. Hasrat untuk makan seperti harus dihilangkan dulu,’’ tegasnya. (*)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore