Penampakan 3 unit pesawat tempur baru, Dassault Rafale, yang dibeli oleh Indonesia dari Perancis. Seluruh pesawat itu akan dikirim ke Indonesia bulan depan. (TNI AU)
JawaPos.com - Meski belum ada seremoni penerimaan secara resmi, Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan bahwa pesawat tempur Rafale dari Perancis sudah berada di Pekanbaru, Riau. Rencananya alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru itu akan diterima secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait menyampaikan bahwa sesuai rencana, saat ini baru 3 unit jet tempur Rafale yang sudah dikirim dari Perancis ke Indonesia. Puluhan alutsista serupa akan dikirim secara bertahap.
”Dapat kami sampaikan bahwa 3 unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud (TNI AU) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru,” kata dia dalam keterangan pada Selasa (27/1).
Rico menyatakan bahwa seremoni penerimaan secara langsung oleh Presiden Prabowo masih menunggu agenda dan jadwal dari Istana. Namun demikian, secara administratif maupun teknis, ketiga pesawat tersebut sudah siap operasi dan bisa digunakan oleh Angkatan Udara.
”Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU,” imbuhnya.
Sebagaimana telah disampaikan oleh Kemhan, Indonesia membeli 42 jet tempur Rafale dari Perancis. Puluhan pesawat tersebut dibeli sejak Presiden Prabowo masih bertugas sebagai menteri pertahanan (menhan). Kini pengiriman pesawat tempur itu sudah mulai dilakukan secara bertahap.
Sebelumnya, TNI AU terus mempersiapkan kedatangan Rafale dari Perancis. Sesuai rencana, puluhan pesawat tempur baru itu secara bertahap tiba di Indonesia mulai akhir Januari 2026. Skadron Udara 12 di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Roesmin Nurjadin di Pekanbaru menjadi markas Rafale.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut kedatangan Rafale, TNI AU menggeser pesawat tempur Hawk 109/209 dari Skadron Udara 12 ke Skadron Udara 1, Lanud TNI AU Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Pergeseran pesawat tempur tersebut dilakukan melalui upacara tradisi pelepasan.
”Tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan TNI Angkatan Udara terhadap alutsista yang telah mengabdi, sekaligus simbol estafet pengabdian antarsatuan,” kata Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsekal Muda TNI Djoko Hadipurwanto dalam keterangan resmi TNI AU dikutip pada Jumat (9/1).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
