
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat 23 jenderal TNI AD di Mabesad. (TNI AD)
JawaPos.com - Minat Indonesia terhadap helikopter legendaris Black Hawk buatan Amerika Serikat (AS) masih terus dibahas dan menjadi bahan diskusi di internal TNI, termasuk Angkatan Darat sebagai pengguna alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada informasi apapun berkaitan dengan rencana pembelian Helikopter Black Hawk. Pengadaan alutsista seperti helikopter tersebut menjadi kewenangan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
"Kami masih semua progress, lagi didiskusikan. Jadi, semua masih dalam tahap diskusi," imbuhnya.
Lantaran belum ada informasi apa pun berkaitan dengan rencana pembelian Helikopter Black Hawk, Maruli secara tegas menyatakan bahwa TNI AD belum memiliki fasilitas apapun yang terkait dengan helikopter tersebut. Menurut dia, pembelian alutsista seperti itu harus diperhitungkan dengan sangat matang.
"Jadi, jangan nanti kita melenceng udah ada segala macam ini. Saya yakin (kalau Indonesia mendatangkan Helikopter Black Hawk) itu perlu proses untuk memutuskan sesuatu. Terutama alutsista yang cukup mahal, costnya dan lain sebagainya (ikut dihitung),” terang dia.
Rabu pekan lalu (22/10), Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin buka suara terkait dengan Helikopter Black Hawk. Dia tidak membenarkan atau membantah kebenaran isu pengadaan al. Sjafrie hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan TNI sebagai pengguna alutsista.
"Saya belum tahu informasinya, nanti saya tanya sama panglima (TNI) dulu bagaimana evaluasinya," ucap dia pada Rabu (22/10).
Pengadaan Helikopter Black Hawk untuk memperkuat Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) sempat disampaikan secara terbuka ketika Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa masih bertugas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021 lalu.
Namun demikian, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pengadaan alutsista tersebut. Selain Menhan Sjafrie yang belum menegaskan ihwal informasi tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga belum banyak komentar berkaitan dengan hal itu.
"Kita kan pengguna, yang penting kita menerima," kata Jenderal Agus saat dikonfirmasi oleh awak media.
Sebelumnya, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menyampaikan bahwa pengkajian internal masih berlangsung. Niatnya hanya satu, yakni memastikan Kemhan memberikan alutsista terbaik.
"Untuk alutsista dalam konteks modernisasi masih dilakukan pengkajian internal, sehingga nantinya adalah alutsista yang terbaik yang bisa diberdayakan menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa," ungkap dia saat dikonfirmasi pada Selasa (21/10).
Menurut Frega, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama tiga matra TNI melakukan kajian terhadap berbagai platform TNI. Khususnya alutsista yang berpotensi bisa digunakan oleh institusi militer Indonesia untuk melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara.
"Kami mengkaji semua kemungkinan alutsista yang terbaik beserta aspek operasional hingga logistiknya. Bila nanti sudah ada info yang bisa disampaikan pasti akan diinfokan," kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022