
KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono meninjau perkembangan pengembangan drone Elang Hitam. (PTDI)
JawaPos.com – Pengembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau Drone Elang Hitam terus berlanjut.
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) menunjukkan progres pengembangan tersebut kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono pada Selasa (11/3).
Tonny yang juga komisaris utama PTDI mengunjungi salah satu produsen alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam negeri yang berbasis di Bandung, Jawa Barat itu bersama sejumlah pejabat.
Dalam kesempatan tersebut, perwira tinggi bintang empat TNI AU itu mendapat penjelasan mengenai progres pembangunan Drone Elang Hitam.
Drone yang dikembangkan oleh tangan-tangan terampil anak bangsa tersebut akan menjadi drone jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE).
Rencananya, dalam waktu dekat Elang Hitam bakal menjalani uji terbang lanjutan di Nusawiru, Pangandaran. Dalam uji terbang tersebut, Elang Hitam akan diuji coba bermanuver di langit Pangandaran.
”Saya akan support dan komitmen untuk mensukseskan program Elang Hitam ini. Selain itu, baru kemarin saya juga bicara dengan pak menhan dan dapat arahan dari pak presiden terkait the next defense kita akan seperti apa,” terang Tonny.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Tonny, baik dalam kapasitas sebagai sebagai komisaris utama PTDI maupun KSAU.
Dia mengakui sudah berbicara banyak dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berkenaan dengan rencana pemerintah untuk terus memperkuat TNI dengan produk-produk buatan dalam negeri, termasuk produk buatan PTDI.
”Bahkan pak menhan ingin memberikan pesawat CN235 ke setiap Angkatan Darat, Laut, Udara, (masing-masing) 20 pesawat, disesuaikan dengan kemampuan PTDI,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Tonny dan jajaran juga meninjau beberapa fasilitas produksi milik PTDI.
Di antaranya Hanggar FAL CN235-NC212, Hanggar KFX/IFX, Hanggar Aircraft Services (ACS), Hanggar Helikopter, Hanggar N219, dan Hanggar Detail Part Manufacturing (DPM). Mereka juga membahas perkembangan bisnis perusahaan dan evaluasi kinerja PTDI.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
