Pemuda berinisial JGK yang menjadi perwira TNI AL gadungan diproses oleh Polisi Militer Lantamal VII Kupang. (dok. Dispenal)
JawaPos.com - Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Lantamal VII Kupang Letkol Laut (PM) Catur Dono Wibowo menegaskan, pihaknya akan terus mendalami aksi yang dilakukan oleh tentara gadungan yang ditangkap di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Khususnya aksi penipuan terhadap warga Kupang yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.
Penegasan tersebut disampaikan secara langsung oleh Letkol Catur Dono. Menurut dia, pendalaman itu penting untuk mengetahui ada atau tidak ada korban lainnya. Sebab, pelaku sudah beberapa kali beraksi dari terus berpindah tempat saat dikejar oleh petugas. Sebagai bagian dari proses hukum terhadap pelaku berinisial JGK itu, Pomal Lantamal VII Kupang menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak kepolisian.
Agar tidak ada lagi korban, Letkol Catur Dono juga menyampaikan bahwa seluruh pemuda dan pemudi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi percaya pada oknum. Apalagi yang menjanjikan lolos masuk TNI dengan meminta sejumlah uang.
"Kami mengimbau kepada pemuda pemudi NTT yang ingin mendaftar TNI AL jangan mempercayai jika ada oknum-oknum, baik itu anggota sendiri atau pihak luar, yang menjanjikan kelulusan," kata dia.
Menurut Letkol Catur Dono, dalam setiap proses seleksi pihaknya melaksanakan aturan dan ketentuan yang berlaku. Tidak ada peserta titipan.
"Lantamal (VII Kupang) benar-benar melaksanakan tes masuk sesuai dengan ketentuan dan hasil tes dari calon, Lantamal VII memiliki layanan pengaduan di Pomal yang siap menerima laporan-laporan yang berkaitan dengan institusi kami," tegas perwira menengah dengan dua kembang di pundak itu.
Sebelumnya, Puspom TNI menangkap seorang tentara gadung di Monas pada Jumat (27/9). Pelaku merupakan pemuda 23 tahun dengan inisial JGK. Dia beraksi di Monas dengan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) TNI AL.
Aksi tersebut dilakukan di tengah-tengah persiapan peringatan HUT ke-79 TNI. Setelah diamankan dan diperiksa oleh petugas, yang bersangkutan langsung dibawa ke Lantamal VII Kupang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
