
Polda Metro Jaya merilis peneror bom Mall Alam Sutera, Kamis (29/10).
Jawapos.com - Untuk bisa mengungkap kasus pengeboman yang terjadi di Mall Alam Sutera kemarin, polisi ternyata membutuhkan waktu tiga bulan lebih. Karena, teror bom rakitan di mal yang ada di Kota Tanggerang, Banten, itu bukanlah yang pertama kali.
Sebelumnya, 9 Juli lalu ledakan serupa pernah terjadi dengan sasaran lokasi yang hampir sama. Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, pihaknya memang terkesan diam selama ini dan enggan mempublikasikan ke publik hasil penyelidikannya.
"Selama ini kami sudah memeriksa kurang lebih 100 orang saksi untuk mencari pelaku," ujar Krishna saat menggelar jumpa pers bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Kamis (29/10).
Krishna menjelaskan, pelaku atas nama Leopard Wisnu Kumala sudah tiga kali melakukan teror bom. Tapi hanya dua yang berhasil meledak.
Pelaku juga sengaja memilih Mall Alam Sutera sebagai lokasi teror bom. Karena pelaku memiliki kediaman yang tidak jauh dari lokasi.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pelaku pengeboman Mall Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, bukan termasuk dalam jaringan teroris.
"Tidak terkait sama sekali dengan jaringan-jaringan teroris yang dipetakan selama ini," kata Tito saat memberikan keterangan persnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/10).
Tito menambahkan, ledakan yang terjadi pada Rabu 28 Oktober 2015 siang itu dilakukan pelaku tunggal. Motifnya, ungkap Tito, bukan ingin menyebarkan ideologi teroris melainkan adalah pemerasan. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
