Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23.18 WIB

Laksanakan Perintah Presiden Prabowo, TNI AL Gelar Latihan dan Patroli Intens di Laut Jawa-Kepri

Lokasi tambang ilegal di Kabupaten Tanah Laut yang ditindak Ditreskrimsus Polda Kalsel. Firman/Antara - Image

Lokasi tambang ilegal di Kabupaten Tanah Laut yang ditindak Ditreskrimsus Polda Kalsel. Firman/Antara

JawaPos.com - Aktivitas tambang ilegal di Bangka Belitung membuat Presiden Prabowo Subianto geram. sebagai bagian dari upaya pencegahan, presiden memerintahkan TNI untuk melaksanakan latihan menggunakan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista), termasuk kapal perang. Perintah itu dipastikan sudah dilaksanakan oleh TNI AL. 


Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah menggelar kekuatan untuk melaksanakan latihan dan patroli di berbagai perairan Indonesia. Termasuk di wilayah Bangka Belitung yang menjadi atensi Presiden Prabowo. Latihan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal. 


”Latihan dilaksanakan di Laut Jawa, kemudian terus sampai dengan di Perairan Dabo Singkep (Kepulauan Riau),” terang Laksamana Ali. 


Pihaknya melaksanakan latihan sebagai salah satu bagian dari upaya pencegahan penyelundupan hasil-hasil tambang, terutama tambang timah dan tambang tanah jarang. Sebagaimana arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo, tidak boleh ada lagi aktivitas tambang di Bangka Belitung dan wilayah Indonesia lainnya yang merugikan negara dan masyarakat.


”Itu makanya kami perkuat nanti, setelah selesai latihan mereka langsung melaksanakan patroli di sana untuk memblokade, menutup jalan dari kemungkinan adanya penyelundupan,” tegas Ali. 


Sebelumnya, pada 6 Oktober lalu, Presiden Prabowo melihat langsung hasil barang rampasan negara yang sudah disita melalui Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di wilayah Bangka Belitung. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyaksikan secara langsung penyerahan aset Barang Rampasan Negara (BRN) kepada PT Timah. 


Agenda tersebut digelar di Smelter PT Tinindo Internusa, Kota Pangkal Pinang. Penyerahan aset itu dilakukan secara berjenjang. Mulai dari jaksa agung kepada wakil menteri keuangan, dilanjutkan dari wakil menteri keuangan kepada CEO Danantara, dan akhirnya dari CEO Danantara kepada direktur utama PT Timah.


Barang rampasan yang diserahkan terdiri atas berbagai aset. Diantaranya aset dalam bentuk 108 unit alat berat, 99,04 ton produk kristal Sn, 94,47 ton crude tin dalam 112 petakan, aluminium 18,26 ton, logam timah Rfe 29 ton, dan infrastruktur lainnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore