Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2015 | 01.59 WIB

Ribuan Massa Tolak Pembangunan Masjid, Kapolri Turunkan Tim

Photo - Image

Photo

Jawapos.com - Sekitar dua ribu massa umat Kristiani di Manokwari, Papua Barat pada, Kamis (29/10) lalu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Manokwari. Tujuan mereka meminta aparat untuk membongkar dan tidak melanjutkan pembangunan masjid di Kelurahan Adya, Kecamatan Manokwari Selatan.



Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, antisipasi agar tidak terjadi konflik seperti yang terjadi di Tolikara dan Aceh Singkil sudah dilakukan. Tim gabungan sudah dibentuk antara Kementerian Agama, Kementeriam Dalam Negeri, dan Polri untuk menyelesaikan persoalan tersebut.



"Tim sudah ke sana sekarang sedang bekerja," ujarnya,Kamis (5/11) di Mabes Polri.



Penolakan yang terjadi di Manokwari tersebut, kata Badrodin, sama seperti yang terjadi di Aceh Singkil. Pendirian masjid di Manokwari belum mendapatkan izin.



Karena itu, lanjut mantan Kapolda Jawa Timur itu, ribuan massa tersebut menuntut agar masjid tidak didirikan sebelum mendapatkan izin. Menurut Badrodin, penolakan pendirian masjid tersebut hanya satu lokasi.



Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifudin menuturkan telah menerjunkan petugas Kementerian Agama ke Manokwari. Tujuannya untuk memantau kondisi langsung yang terjadi agar potensi gesekan dapat diantisipasi.



Lukman juga menegaskan, semua pembangunan tempat ibadah harus sesuai dengan kerangka hukum. Landasan hukum harus dipenuhi agar tidak memicu konflik. (elf/JPG)

Editor: afni
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore