
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen partainya untuk tak mentolerir segala macam bentuk SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), intolerasin, serta radikalisme.
Menurutnya, ketiga hal ini bisa menghantam urat nadi perkekonomian nasional.
"Ketegasan positioning ini menjadi semakin mendesak guna melindungi perekonomian rakyat. PKB sebagai partai modern, pembela
Pancasila dan propembagian ekonomi dengan tegas menolaknya," ujar dia di Jakarta, Minggu (22/1/).
Menurut Muhaimin, sikap tegas seperti ini penting sebagai upaya melindungi perekonomian nasional. Ajakan rush-money, boikot
Sari Roti dan fitnah serbuan Tenaga Kerja Asing asal Tiongkok merupakan contoh sentimen terhadap laju pertumbuhan economi.
"Dampak terhadap berita-berita seperti itu menyebabkan dunia usaha dan dunia keuangan was-was. Itu artinya, urat nadi ekonomi nasional tengah dibidik untuk dihancurkan," tegas dia.
Cak Imin-sapaannya- menambahkan, bergejolaknya pasar keuangan Indonesia di mulai pada bulan November 2016, di mana muncul dua sentimen negatif.
Pertama, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS dan kedua, merebaknya sentimen SARA menyusul kasus tuduhan penistaan agama terhadap Ahok.
"Akibatnya rupiah melemah cukup dalam, dibandingkan mata uang negara lain di kawasan. Tak hanya itu, sejak awal November 2016 dana investor asing hengkang dari pasar saham (Rp18 triliun) maupun obligasi (Rp24 triliun), " ucapnya.
Cak Imin lebih jauh menuturkan, sentimen SARA dan radikalisme agama mulai secara riil menghantam sektor bisnis dan dunia keuangan, saat mencuatnya isu rush money dan juga boikot Sari Roti.
"Kedua isu tersebut sempat menekan pergerakan saham kedua perusahaan, yang mencerminkan kekhawatiran investor akan dampak negatif dari isu tersebut terhadap pendapatan dan kinerja perusahaan," tandasnya.(mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
