
ILUSTRASI
Setiap kali masalah Palestina-Israel pecah, mencuat ke permukaan, saya selalu teringat tiga hal berikut ini. Pertama, lagu Zahra al-Mada’in yang dinyanyikan Fairuz (1934). Kedua, komik jurnalistik Palestina (2003) karya Joe Sacco (1960). Ketiga, penyair Mahmoud Darwish (1941–2008).
Oleh HAIRUS SALIM HS
---
LAGU Zahra al-Mada’in (Bunganya Kota-Kota) dinyanyikan Fairuz kali pertama pada 1967 sebagai bagian dari Festival Internasional Cedars 1967 di Lebanon. Lagu ini segera meledak dan menjadi salah satu lagu terkenal di dunia Arab. Yang dimaksud sebagai ”bunganya kota-kota” adalah Jerusalem (al-Quds). Dalam lirik, Jerusalem dibayangkan dalam bentuk orang kedua tunggal, yang hilang dan dirindukan setiap hari. Liriknya menggunakan bahasa Arab klasik.
Tiga rumah ibadah: Yahudi, Kristen, dan Islam, perjalanan Isra Mikraj, dan kelahiran Jesus disebutkan dalam lirik lagu. Tapi, kini kota ini telah jatuh, keadilan musnah, dan berharap suatu saat Jerusalem dan kedamaian di dalamnya bisa didekap kembali.
…
untuk mereka yang mengungsi
untuk anak-anak tanpa rumah
untuk mereka yang membela diri dan syahid di pintu gerbang
dan perdamaian itu sendiri dibantai di Tanah Perdamaian
Keadilan telah roboh
…
Dengan durasi hampir 9 menit, lagu ini dinyanyikan dengan diiringi orkestra, dengan ritme semacam himne gereja Arab Bizantium. Ada nada sentimentalis, tapi entakan-entakannya juga memperlihatkan ia merupakan sebuah rasa marah, protes, penentangan, dan perlawanan. Bait ”keadilan telah roboh” dinyanyikan dalam kor yang repetitif.
Lagu ini kali pertama saya kenal ketika guru saya memperdengarkan kepada kami untuk kami catat liriknya sebagai pelajaran imla dalam bahasa Arab. Dan belakangan saya tahu bahwa lagu ini adalah sebuah ratapan, sekaligus harapan, untuk kembalinya Jerusalem dalam kedamaian. Saya selalu ingat lagu ini ketika kekerasan, konflik, atau perang mencuat ke permukaan, dan –seperti lagu itu– meratapi betapa kedamaian itu masih jauh, dan sering kali bahkan semakin menjauh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
