
Bus shalawat berhenti di depan hotel di sektor 4 Makkah. layanan bus shalawat akan dihentikan pada Minggu (21/6/2026) pukul 24.00. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Masa tinggal jamaah haji Indonesia di Makkah hampir berakhir. Maka, operasional bus shalawat juga akan ikut berakhir.
“Sampai hari terakhir nanti akan kita sediakan sebanyak 52 unit untuk kloter terakhir yang pulang (bergeser ke Madinah) tanggal 21 Juni 2026,” terang Kabid Transportasi PPIH 2026 Syarif Rahman, dikutip Jumat (19/6).
Artinya, bus shalawat baru akan berhenti beroperasi secara keseluruhan pada Minggu (21/6) pukul 24.00.
Berdasarkan data yang diperoleh JawaPos.com, pada Sabtu (20/6) hingga Senin (22/6) mendatang masih ada 34 kloter jamaah haji Indonesia gelombang 2 yang akan bergeser ke Madinah.
Pemberangkatan terakhir akan dilakukan terhadap 3 kloter, yakni BDJ 19, SUB 116, dan UPG 43. Ketiga kloter itu akan diberangkatkan pukul 08.00 waktu Arab Saudi (WAS).
“Sampai nanti terakhir, layanan transportasi shalawat itu masih beroperasi 24 jam,” lanjut Syarif.
Dengan demikian, jamaah haji Indonesia masih bisa menggunakan bus shalawat sampai dengan selepas shalat isya berjamaah di Masjidil Haram pada Minggu (21/6).
Termasuk juga bus shalawat bertipe hidrolik untuk jamaah haji berkursi roda. Seluruhnya masih beroperasi normal hingga hari terakhir operasional.
Pengurangan bus shalawat juga membuat halte-halte mulai dinonaktifkan. Hanya halte di dekat hotel yang masih ada jamaahnya saja yang diaktifkan.
Baca Juga:Hari Ini Pemulangan terakhir Jamaah Haji Indonesia via Jeddah, Besok Jamaah Mulai Pulang via Madinah
“Kami ingin memastikan layanan (bus) shalawat tidak berkurang sama sekali. Kalau jumlah busnya berkurang iya, menyesuaikan dengan jumlah jamaah,” imbuh Syarif.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
