
Pekerja menyulamkan benang emas pada desain kiswah Ka'bah di King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa. pekerjaan rumit itu bisa memakan waktu berbulan-bulan. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Kain kiswah yang menutup bangunan Ka’bah dibuat secara khusus di pabrik yang ada di sisi Barat Kota Makkah.
Pabrik dengan nama resmi King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa itu didedikasikan khusus untuk membuat kain penutup Ka’bah dengan segala kerumitan detailnya.
Belum lama ini, tim Media Center Haji berkesempatan mengunjungi pabrik tersebut atas undangan otoritas media Arab Saudi.
Pabrik tersebut berisikan para pekerja yang telaten. Karena pekerjaan pembuatan kswah bukan seperti menjahit baju menggunakan mesin.
Melainkan didominasi oleh pekerjaan manual menggunakan tangan. Tak heran, prosesnya bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Berikut tahapan proses pembuatan kain kiswah Ka’bah di pabrik kiswah King Abdulaziz:
Benang-benang sutera terbaik dibersihkan dan ditenun, setelah itu dicelup dengan warna hitam khas kiswah Ka’bah.
Di saat bersamaan, benang-benang sutera emas juga dipintal dan disiapkan untuk proses penyulaman kaligrafi di kiswah Ka’bah.
Para kaligrafer mulai menyiapkan pola dasar kaligrafi di atas kain kiswah sebelum disulam dengan benang emas.
Selain ayat-ayat Alquran, kiswah juga diberi kaligrafi bertuliskan kalimat tauhid dan nama Allah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022