
Musyrif Diny Kemenhaj Buya Gusrijal menjelaskan soal rukhshah terkait kebijakan murur dan tanazul pada pelaksanaan haji tahun ini. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Kebijakan Murur dan Tanazul bagi sebagian jamaah haji Indonesia tahun ini menurut Musyrif Diny tidak melanggar ketentuan syariat.
Sebbab, keduanya dianggap sebagai bagian dari rukhshah alias keringanan yang memiliki alasan kuat.
Musyrif Diny kemenhaj Buya Gusrijal menjelaskan, setiap kebijakan yang diambil dalam penyelenggaraan haji sudah memiliki pertimbangan syar’i.
Dalam hal murur misalnya, hukum asal mabit atau bermalam di Muzdalifah adalah wajib dalam ibadah haji.
“Tetapi kita juga menemukan dalil-dalil syar’i yang telah dicantumkan oleh para fuqaha, ahli fikih, di dalam kitab-kitab fikih mereka. Bahwa ada orang-orang yang diberi rukhshah atau keringanan untuk tidak mabit di Muzdalifah,” terangnya.
Mereka boleh bergerak menuju Mina dalam batas waktu tertentu setelah lewat tengah malam.
Bahkan ada pendapat fikih yang mengatakan, apabila uzurnya berat, ada dalil yang menyatakan bahwa jamaah haji diizinkan untuk tidak mabit sama sekali.
Namun, lanjut Gusrijal, Kemenhaj tidak mengambil opsi paling ringan. “Tetap saja membawa (jamaah) melewati Muzdalifah dengan kondisi jamaah tertentu yang telah memenuhi persyaratan untuk mengambil rukhshah tersebut,” lanjut Ketua MUI Bidang Fatwa Metodologi itu.
Karena itulah, Gusrijal mengatakan bahwa kebijakan itu telah melalui pertimbangan syariat.
Tetapi dilakukan dengan selektif, dengan persyaratan-persyaratan dan kriteria-kriteria yang harus terpenuhi oleh jamaah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
