
Kondisi panas terik di atas Masjidil Haram, Kamis (23/4). Jamaah Haji Indonesia perlu mewaspadai gejala dehidrasi dan heatstroke selama musim haji. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com-Otoritas Arab Saudi memperluas cakupan perlindungan asuransi bagi jemaah calon haji selama puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang kini juga mencakup proteksi risiko penyakit akibat cuaca panas ekstrem.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Edi Supriyatna di Makkah, Kamis, menjelaskan bahwa perubahan klausul asuransi kesehatan tersebut telah diinformasikan oleh otoritas setempat kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
"Khusus pada 8 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah, atau pada masa puncak haji, jamaah haji dapat menggunakan asuransi jika mengalami kram panas (heat cramps), kelelahan akibat panas (heat exhaustion), dan serangan panas (heat stroke)," ujar Edi.
Tiga kategori gangguan kesehatan yang masuk dalam klausul baru tersebut meliputi heat cramps atau kram otot yang menyakitkan akibat hilangnya cairan dan elektrolit. Kemudian heat exhaustion yang ditandai dengan kelelahan ekstrem, mual, dan detak jantung cepat akibat dehidrasi di suhu tinggi.
Terakhir adalah heat stroke, kondisi medis darurat di mana suhu tubuh meningkat drastis hingga mencapai 40 derajat celcius. Kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis karena gagalnya mekanisme pengaturan suhu tubuh.
Menyikapi tantangan cuaca di Tanah Suci, PPIH mengimbau jamaah untuk mempersiapkan diri dan menjaga pola hidrasi. Jamaah disarankan meminum air minimal 200 mililiter setiap jam secara perlahan, yakni empat teguk setiap 10 menit, guna mencegah dehidrasi sekaligus intensitas ke toilet yang berlebihan.
"Minum itu wajib. Selain itu, jamaah perlu menyiapkan alat pendukung seperti kipas, semprotan air, maupun kain lap yang bisa dibasahi untuk meredakan panas," kata Edi.
Dengan adanya perluasan perlindungan asuransi dan kesiapan fisik jamaah, risiko fatalitas akibat cuaca ekstrem selama prosesi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina diharapkan dapat diminimalisasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022