
Kondisi panas terik di atas Masjidil Haram, Kamis (23/4). Jamaah Haji Indonesia perlu mewaspadai gejala dehidrasi dan heatstroke selama musim haji. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dehidrasi dan gejala serangan panas atau heatstroke menjadi kasus gangguan Kesehatan paling sering terjadi saat musim haji. Termasuk pada jamaah haji Indonesia.
Hal itu disampaikan Kasi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKPPJH), Lansia, dan Disabilitas Daker Makkah, Mayor CKM dr. Ridwan Siswanto, Sp.N.
Dia menjelaskan, ada dua penyebab utama dehidrasi dan heatstroke pada jamaah haji Indonesia.
Pertama adalah cuaca panas ekstrem di tanah suci, dan yang kedua keengganan jamaah untuk tetap terhidrasi lewat minum air.
Baca Juga:Makkah-Madinah Makin Panas, Jamaah Haji Jangan ke Masjidil Haram-Masjid Nabawi Bila Tidak Fit
Para jamaah haji, terangnya, umumnya takut kebelet buang air kecil saat berada di Masjidil Haram sehingga wudhunya batal.
Karena kondisi tersebut mengharuskan mereka memutar mencari tempat wudhu lagi, dan berpotensi kesulitan Kembali ke tempat semula.
Akibatnya, para jamaah haji memilih untuk jarang minum air. Padahal, kondisi tersebut bisa menimbulkan dehidrasi dan heatstroke.
Gejala heatstroke paling awal, terang dr. Ridwan, adalah sakit kepala. Gejala itu akan berlanjut dengan kondisi tubuh yang mudah Lelah.
“Setelah itu jamaah akan mengalami yang namanya delirium. Delirium itu ya kayak agitasi, bicaranya mulai ngelantur,” ujarnya di Makkah, Selasa (28/4).
Baca Juga:Ini Rute yang Dilayani oleh Bus Shalawat di Makkah dan Ciri-cirinya, Jamaah Haji Jangan Salah Naik
Bila tidak segera dikenali dan ditangani, gejala akan berlanjut pada disorientasi. Itulah yang membuat jamaah yang terpisah dari rombongan, tersasar, atau lupa jalan pulang. makanya

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
