
Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2024 BPKH Limited di Jakarta. (Humas BPKH)
JawaPos.com - Pundi-pundi hasil investasi dana haji Indonesia semakin bertambah. Tidak hanya dari hasil investasi di dalam negeri, tetapi juga hasil investasi di Arab Saudi melalui BPKH Limited.
Setelah beroperasi di Saudi selama dua tahun, BPKH Limited melaporkan telah menghasilkan laba senilai Rp 15,5 miliar. Informasi tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2024 di Jakarta.
Dalam laporannya, Sidiq Haryono selaku Mudir BPKH Limited menyampaikan mereka berhasil mencatatkan laba bersih sebesar 3,6 juta Riyal atau setara Rp 15,5 Miliar.
Laba tersebut didapatkan dari berbagai usaha dengan modal disetor sebesar 50,01 juta Riyal Saudi yang diterima penuh pada kuartal kedua tahun 2024.
Dengan demikian, Return on Equity (ROE) BPKH Limited mencapai 9,98 persen, dalam mata uang Riyal Saudi. Catatan tersebut jauh melampaui imbal hasil dari instrumen keuangan konvensional.
"Nilai manfaat yang dihasilkan BPKH Limited dalam mata uang Riyal juga sebagai bagian dari mitigasi risiko pasar keuangan haji. Sehingga matching dengan kewajiban Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang didominasi mata uang SAR dan USD," Kata Sidiq dalam keterangannya, Rabu (2/7).
Mereka juga melaporkan Gross Profit yang diperoleh dari bisnis dan investasi di Arab Saudi dibandingkan dengan modal yang disetorkan BPKH mencapai 18,37 persen.
Catatan ini menunjukan model bisnis dan portfolio bisnis BPKH Limited sudah cukup proven sebagai entitas perusahaan baru di Arab Saudi.
Sementara itu Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah mengapresiasi capaian tersebut. Dia mengatakan, perusahaan yang baru menginjak usia dua tahun itu layak mendapatkan apresiasi tinggi.
"Karena telah mampu menghasilkan laba dan menyetorkan dividen dari laba bersihnya sebagai Nilai Manfaat Keuangan Haji kepada BPKH," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Badan Pelaksana BPKH Sulistyowati mendukung BPKH Limited untuk terus menegaskan perannya sebagai kendaraan strategis investasi langsung keuangan haji di Tanah Suci.
"Semoga BPKH Limited tetap fokus mengoptimalkan potensi ekosistem haji dan umrah, demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi jamaah Indonesia dan negara-negara Islam lainnya," harap Sulistyowati.
Anggota Badan Pelaksana BPKH yang membidangi investasi langsung, Prof. Arief Mufraini memuji kinerja baik BPKH Limited yang mampu menyetor Dividen Tunai di tahun kedua berdiri senilai 9.02 persen dari modal disetor BPKH.
Menurut dia, pembayaran dividen itu membuktikan BPKH Limited telah berkontribusi kepada nilai manfaat dana haji yang seluruhnya akan kembali digunakan untuk kepentingan jamaah haji.
Termasuk untuk biaya keberangkatan jamaah haji dalam masa tunggu maupun untuk meningkatkan kualitas pelayanan lainnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
