Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 04.37 WIB

Cara PPIH Satukan Jemaah Haji Indonesia dalam Satu Kloter Utuh Jelang Pulang

Kadaker Makkah Ali Machzumi. (MCH 2025) - Image

Kadaker Makkah Ali Machzumi. (MCH 2025)

JawaPos.com – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dan Jeddah terus berlangsung. Di tengah dinamika penyelenggaraan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bekerja keras untuk menyatukan kembali jemaah yang sebelumnya terpisah di sejumlah hotel dan layanan syarikah. Tujuannya, agar mereka bisa berangkat dalam satu kloter utuh sesuai manifest.

“Manifest pemberangkatan kami input ulang, sehingga bisa satu kloter utuh dan kemudian bisa diberangkatkan,” ujar Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi, Sabtu (21/6/2025).

Langkah ini bukan perkara mudah. Ali menjelaskan, timnya harus menyatukan dokumen paspor jemaah yang sebelumnya tersebar di delapan syarikah berbeda. Semua dokumen itu dikonsolidasikan ke syarikah penanggung jawab utama. Secara fisik, jemaah juga dikumpulkan dari berbagai hotel ke satu titik kumpul, begitu juga dengan seluruh barang bawaannya.

Data manifest transportasi yang semula berbasis satu syarikah kini dibuka ulang dan disesuaikan. Hal ini memungkinkan kloter yang sebelumnya terpecah bisa kembali normal dan diberangkatkan bersama. “Kami berharap jemaah bisa beribadah lebih nyaman dan pulang bersama-sama dalam rombongan yang utuh,” imbuhnya.

Kolaborasi dengan Arab Saudi dan Tantangan Lapangan

Upaya besar ini tidak lepas dari koordinasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi. “Mereka memberikan ruang demi kenyamanan dan keamanan jemaah, dengan kembali tergabung dalam satu kloter,” terang Ali.

Namun, menyatukan kembali kloter bukan perkara sepele. Apalagi dalam setiap kloter terdapat jemaah lansia, disabilitas, bahkan pengguna kursi roda.

“Dibutuhkan usaha luar biasa untuk mobilisasi dan menyatukan semuanya dalam satu titik kumpul, termasuk barang-barangnya. Ini tak mungkin dilakukan tanpa koordinasi erat dengan syarikah dan restu Kementerian Haji,” jelasnya.

Ali menambahkan, berkat sinergi ini, Kementerian Haji Arab Saudi menilai proses pemberangkatan jemaah Indonesia ke Madinah sejauh ini aman dan lancar.

Ritme Pemulangan Terus Berjalan

Data terbaru per 20 Juni 2025 mencatat, sebanyak 19.636 jemaah dan petugas gelombang kedua telah diberangkatkan ke Madinah. Mereka tergabung dalam 50 kelompok terbang (kloter). Sementara, 68.229 jemaah dan petugas sudah diberangkatkan ke Jeddah untuk selanjutnya terbang ke Tanah Air. Mereka berasal dari 175 kloter.

“Hari ini, Sabtu 21 Juni 2025, ada 20 kloter dengan total 7.801 orang dijadwalkan pulang ke Indonesia,” sebut Ali.

Imbauan Kesehatan: Istirahat, Hidrasi, dan Disiplin

Menjelang kepulangan, PPIH Arab Saudi tak lupa mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan. “Istirahat yang cukup, makan teratur sesuai jadwal, dan menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup,” tegas Ali.

Bagi jemaah yang sakit, ia meminta agar mengikuti anjuran dokter, termasuk minum obat secara rutin. “Jika akan keluar hotel, pastikan menggunakan alas kaki, payung, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari cuaca panas,” imbaunya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore