
Kadaker Makkah Ali Machzumi. (MCH 2025)
JawaPos.com – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dan Jeddah terus berlangsung. Di tengah dinamika penyelenggaraan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bekerja keras untuk menyatukan kembali jemaah yang sebelumnya terpisah di sejumlah hotel dan layanan syarikah. Tujuannya, agar mereka bisa berangkat dalam satu kloter utuh sesuai manifest.
“Manifest pemberangkatan kami input ulang, sehingga bisa satu kloter utuh dan kemudian bisa diberangkatkan,” ujar Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi, Sabtu (21/6/2025).
Langkah ini bukan perkara mudah. Ali menjelaskan, timnya harus menyatukan dokumen paspor jemaah yang sebelumnya tersebar di delapan syarikah berbeda. Semua dokumen itu dikonsolidasikan ke syarikah penanggung jawab utama. Secara fisik, jemaah juga dikumpulkan dari berbagai hotel ke satu titik kumpul, begitu juga dengan seluruh barang bawaannya.
Data manifest transportasi yang semula berbasis satu syarikah kini dibuka ulang dan disesuaikan. Hal ini memungkinkan kloter yang sebelumnya terpecah bisa kembali normal dan diberangkatkan bersama. “Kami berharap jemaah bisa beribadah lebih nyaman dan pulang bersama-sama dalam rombongan yang utuh,” imbuhnya.
Kolaborasi dengan Arab Saudi dan Tantangan Lapangan
Upaya besar ini tidak lepas dari koordinasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi. “Mereka memberikan ruang demi kenyamanan dan keamanan jemaah, dengan kembali tergabung dalam satu kloter,” terang Ali.
Namun, menyatukan kembali kloter bukan perkara sepele. Apalagi dalam setiap kloter terdapat jemaah lansia, disabilitas, bahkan pengguna kursi roda.
“Dibutuhkan usaha luar biasa untuk mobilisasi dan menyatukan semuanya dalam satu titik kumpul, termasuk barang-barangnya. Ini tak mungkin dilakukan tanpa koordinasi erat dengan syarikah dan restu Kementerian Haji,” jelasnya.
Ali menambahkan, berkat sinergi ini, Kementerian Haji Arab Saudi menilai proses pemberangkatan jemaah Indonesia ke Madinah sejauh ini aman dan lancar.
Ritme Pemulangan Terus Berjalan
Data terbaru per 20 Juni 2025 mencatat, sebanyak 19.636 jemaah dan petugas gelombang kedua telah diberangkatkan ke Madinah. Mereka tergabung dalam 50 kelompok terbang (kloter). Sementara, 68.229 jemaah dan petugas sudah diberangkatkan ke Jeddah untuk selanjutnya terbang ke Tanah Air. Mereka berasal dari 175 kloter.
“Hari ini, Sabtu 21 Juni 2025, ada 20 kloter dengan total 7.801 orang dijadwalkan pulang ke Indonesia,” sebut Ali.
Imbauan Kesehatan: Istirahat, Hidrasi, dan Disiplin
Menjelang kepulangan, PPIH Arab Saudi tak lupa mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan. “Istirahat yang cukup, makan teratur sesuai jadwal, dan menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup,” tegas Ali.
Bagi jemaah yang sakit, ia meminta agar mengikuti anjuran dokter, termasuk minum obat secara rutin. “Jika akan keluar hotel, pastikan menggunakan alas kaki, payung, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari cuaca panas,” imbaunya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
