Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 03.47 WIB

Satu Jamaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Surabaya Tertinggal di Arab Saudi, Ini Penjelasan PPIH

Jamaah Haji kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di tanah air hari ini, Kamis (12/6). Satu jamaah haji masih di Arab Saudi karena sakit. (Humas PPIH Debarkasi Surabaya) - Image

Jamaah Haji kloter 1 Debarkasi Surabaya tiba di tanah air hari ini, Kamis (12/6). Satu jamaah haji masih di Arab Saudi karena sakit. (Humas PPIH Debarkasi Surabaya)

JawaPos.com - Rombongan jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) satu Debarkasi Surabaya telah tiba dengan selamat di Asrama Haji Sukolilo pada Kamis (12/6) pukul 11.20 WIB.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Sugiyo menuturkan bahwa kloter 1 terdiri dari 360 jamaah haji Tulungagung, 11 jamaah haji Surabaya, dan 4 petugas haji. Sehingga total dalam kloter pertama adalah 375 orang.

Dari jumlah tersebut, Sugiyo menyampaikan ada satu jamaah haji kloter 1 Debarkasi Surabaya asal Tulungagung yang masih tertinggal di Arab Saudi. Hal ini karena kondisi jamaah tersebut yang sedang sakit.

“Tidak ada jamaah kloter 1 yang wafat, tetapi masih ada seorang jamaah (asal Tulungagung) yang dirawat di Arab Saudi. Jadi memang ada istilah tanazul," tutur Sugiyo ditemui di Asrama Haji Sukolilo, Kamis (12/6).

Tanazul adalah program operasional haji yang memungkinkan jamaah untuk pulang lebih awal dari jadwal semula dan tidak bersama kloter asal karena alasan tertentu, seperti sakit atau alasan dinas.

Tanazul terbagi menjadi dua kategori, yaitu jamaah sakit dan pengisian seat kosong. Bagi jamaah sakit, wajib mencantumkan surat rekomendasi dari petugas kesehatan kloter dan surat rekomendasi dari KKHI Daerah Kerja Makkah.

Sementara Tanazul pengisian seat kosong, diperuntukkan bagi jamaah haji penggabungan ke kloter asal dalam Debarkasi yang sama, serta bagi jamaah haji yang harus pulang lebih awal karena alasan dinas.

"Itu diperbolehkan, nanti yang tanazul karena sakit akan kita ikutkan ke kloter selanjutnya. Tetapi saya belum dapat informasi lengkap (terkait penyakit jamaah Tulungagung yang tertinggal di Arab Saudi)," imbuhnya.

Sugiyo mengatakan PPIH Debarkasi Surabaya telah berkoordinasi dengan tim kesehatan dan pihak terkait di Arab Saudi untuk memastikan penanganan jamaah haji asal Tulungagung, sehingga bisa segera kembali ke tanah air.

“Kesehatan dan keselamatan jamaah menjadi prioritas kami. Kita doakan semoga segera pulih dan kembali ke tanah air dengan keadaan sehat wal afiat," imbuh Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim itu. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore