Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 09.54 WIB

Tak Semua Wajib Tawaf Wada: Ini 5 Kondisi Jemaah yang Dikecualikan Tanpa Bayar Dam

Ilustrasi jemaah haji saat melaksanakan tawaf wada dengan mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali. (MCH 2025) - Image

Ilustrasi jemaah haji saat melaksanakan tawaf wada dengan mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali. (MCH 2025)

JawaPos.com – Memasuki fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air, satu ibadah terakhir yang wajib dikerjakan sebelum meninggalkan Kota Suci Makkah adalah Tawaf Wada', atau tawaf perpisahan.

Namun, tidak semua jemaah wajib menunaikannya. Dalam kondisi tertentu, kewajiban ini dapat gugur tanpa konsekuensi denda (dam).

Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Makkah, Dodo Murtado, menegaskan bahwa Tawaf Wada merupakan salah satu wajib haji.

"Sebelum meninggalkan Makkah, jemaah diwajibkan melaksanakan Tawaf Wada," ujar Dodo saat konferensi pers di Makkah, Rabu (11/6).

Menurut Dodo, apabila seorang jemaah sengaja tidak melaksanakan Tawaf Wada' tanpa alasan yang sah, maka ia diwajibkan membayar dam berupa penyembelihan seekor kambing.

Namun demikian, ada pengecualian berdasarkan hukum fikih. Dalam kondisi tertentu, seorang jemaah diperbolehkan meninggalkan Tawaf Wada’ tanpa harus membayar dam. Kondisi yang dimaksud antara lain:

  1. Perempuan yang sedang haid atau nifas

  • Jemaah yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti istihadhah (pendarahan di luar haid), beser (sulit menahan buang air), atau luka terbuka yang terus mengeluarkan darah

  • Anak-anak yang belum baligh

  • Jemaah yang mengalami tekanan psikologis berat atau tertinggal dari rombongan

  • Jemaah lansia atau sakit berat yang secara fisik tidak memungkinkan untuk tawaf di Masjidil Haram

  • Dodo menjelaskan bahwa pelaksanaan Tawaf Wada disarankan maksimal 12 jam sebelum jadwal keberangkatan ke bandara, agar jemaah masih memiliki waktu istirahat sebelum penerbangan.

    "Setelah melaksanakan Tawaf Wada, jemaah dipersilakan kembali ke hotel untuk beristirahat atau mempersiapkan keperluan lainnya," ujarnya.

    Dodo juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para jemaah haji Indonesia selama prosesi ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat pulang dalam keadaan sehat, dan meraih predikat haji yang mabrur.

    “Kami mohon doa dari keluarga di Tanah Air agar proses pemulangan berjalan lancar dan seluruh jemaah tiba di rumah dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

    Editor: Dhimas Ginanjar
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore