
Ilustrasi jemaah haji saat melaksanakan tawaf wada dengan mengelilingi Kakbah sebanyak tujuh kali. (MCH 2025)
JawaPos.com – Memasuki fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air, satu ibadah terakhir yang wajib dikerjakan sebelum meninggalkan Kota Suci Makkah adalah Tawaf Wada', atau tawaf perpisahan.
Namun, tidak semua jemaah wajib menunaikannya. Dalam kondisi tertentu, kewajiban ini dapat gugur tanpa konsekuensi denda (dam).
Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Makkah, Dodo Murtado, menegaskan bahwa Tawaf Wada merupakan salah satu wajib haji.
"Sebelum meninggalkan Makkah, jemaah diwajibkan melaksanakan Tawaf Wada," ujar Dodo saat konferensi pers di Makkah, Rabu (11/6).
Menurut Dodo, apabila seorang jemaah sengaja tidak melaksanakan Tawaf Wada' tanpa alasan yang sah, maka ia diwajibkan membayar dam berupa penyembelihan seekor kambing.
Namun demikian, ada pengecualian berdasarkan hukum fikih. Dalam kondisi tertentu, seorang jemaah diperbolehkan meninggalkan Tawaf Wada’ tanpa harus membayar dam. Kondisi yang dimaksud antara lain:
Perempuan yang sedang haid atau nifas
Jemaah yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti istihadhah (pendarahan di luar haid), beser (sulit menahan buang air), atau luka terbuka yang terus mengeluarkan darah
Anak-anak yang belum baligh
Jemaah yang mengalami tekanan psikologis berat atau tertinggal dari rombongan
Jemaah lansia atau sakit berat yang secara fisik tidak memungkinkan untuk tawaf di Masjidil Haram
Dodo menjelaskan bahwa pelaksanaan Tawaf Wada disarankan maksimal 12 jam sebelum jadwal keberangkatan ke bandara, agar jemaah masih memiliki waktu istirahat sebelum penerbangan.
"Setelah melaksanakan Tawaf Wada, jemaah dipersilakan kembali ke hotel untuk beristirahat atau mempersiapkan keperluan lainnya," ujarnya.
Dodo juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para jemaah haji Indonesia selama prosesi ibadah haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat pulang dalam keadaan sehat, dan meraih predikat haji yang mabrur.
“Kami mohon doa dari keluarga di Tanah Air agar proses pemulangan berjalan lancar dan seluruh jemaah tiba di rumah dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
