Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juni 2025 | 17.55 WIB

Operasional Arafah Ditutup, Jemaah Haji Indonesia Bersiap Lempar Jumrah Aqabah Hari Ini

Jemaah haji Indonesia saat memasuki area Jamarat di Mina untuk lempar jumrah Aqabah, Jumat (6/6). (MCH 2025) - Image

Jemaah haji Indonesia saat memasuki area Jamarat di Mina untuk lempar jumrah Aqabah, Jumat (6/6). (MCH 2025)

JawaPos.com – Prosesi wukuf di Padang Arafah telah rampung. Dini hari tadi, Jumat (6/6/2025) pukul 03.30 waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 07.30 WIB, operasional Arafah secara resmi ditutup oleh Kementerian Agama RI. Seluruh jemaah haji Indonesia, sebanyak 221 ribu orang (termasuk haji khusus) telah berhasil dipindahkan menuju Muzdalifah dan Mina.

“Alhamdulillah, pada hari ini tanggal 10 Zulhijah 1446 Hijriah pukul 03.30, kami nyatakan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia dari Arafah sudah terevakuasi ke Muzdalifah dan juga ke Mina,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, dari Arafah.

Pemindahan ini dilakukan dalam dua skema. Jemaah reguler bermalam (mabit) di Muzdalifah, sedangkan sebagian jemaah lansia dan yang berkebutuhan khusus mengikuti skema murur, yaitu hanya melintas di Muzdalifah dan langsung menuju Mina.

“Dengan ini kami nyatakan bahwa penyelenggaraan haji di Arafah kami tutup. Insya Allah, jemaah haji Indonesia mendapatkan haji yang mabrur.”

Setelah wukuf dan murur, hari ini fokus ibadah jemaah Indonesia beralih ke Mina untuk melaksanakan lempar jumrah aqabah, yakni melempar tujuh batu ke tiang jumrah sebagai simbol pengusiran godaan setan dan peneguhan ketaatan kepada Allah.

Menurut jadwal resmi dari Kemenag RI, waktu yang disarankan untuk melempar jumrah hari ini adalah dua sesi, yaitu pukul 00.00–04.00 dan 10.00–24.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar 04.00–08.00 dan 14.00–04.00 WIB. Waktu antara pukul 04.00–10.00 WAS dianjurkan untuk dihindari, karena masuk waktu yang rawan kepadatan dan suhu tinggi.

Bagi jemaah yang bersiap melaksanakan lempar jumrah, inilah doa yang dianjurkan saat melempar setiap batu:

Bagi jemaah yang bersiap melaksanakan lempar jumrah, inilah doa yang dianjurkan saat melempar setiap batu:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا

Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allahumma aj‘al hajjan mabruuran wa sa'yan masykuuran.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Laknat bagi setan dan keridhaan bagi Allah yang Maha Kasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku ini diterima dan saiku ini disyukuri.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore