Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 21.38 WIB

Jelang Armuzna, Rektor IPB Arif Satria Pastikan Persiapan Jemaah Haji Berjalan Lancar

Anggota Amirul Hajj yang juga Rektor IPB Arif Satria. (MCH 2025) - Image

Anggota Amirul Hajj yang juga Rektor IPB Arif Satria. (MCH 2025)

JawaPos.com – Jelang puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) yang akan berlangsung pada Kamis, 5 Juni 2025, Amirul Hajj Indonesia tancap gas menyapu bersih masalah-masalah yang masih muncul di lapangan.

Salah satu anggota Amirul Hajj, Rektor IPB Arif Satria, turun langsung melakukan visitasi ke calon jemaah haji Embarkasi UPG di Hotel Emar Al Taqwa, Makkah, Minggu (1/6).

Ia menyebut kunjungan itu penting untuk mendengar langsung keluhan jemaah dan memastikan persiapan menuju Armuzna berjalan lancar.

“Kami mendapatkan sejumlah masukan yang sangat berharga untuk diselesaikan sebelum proses keberangkatan ke Arafah,” ujar Arif.

Menurutnya, ada sejumlah isu konkret yang ditemukan di lapangan, seperti jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk, perbedaan hotel, hingga keluhan-keluhan teknis lainnya.

Arif menekankan bahwa malam ini, Minggu malam, tim Amirul Hajj akan menggelar rapat khusus untuk merumuskan solusi cepat atas masalah-masalah tersebut.

“Malam ini Amirul Hajj akan merapatkan isu-isu lapangan untuk segera dicarikan solusinya,” tegasnya.

Ia juga menyebut komunikasi dengan pimpinan sektor lapangan menjadi sangat penting. Dengan data yang riil dan akurat, tim Amirul Hajj bisa menyusun langkah-langkah perbaikan yang konkret.

“Kami ingin mendapatkan data real dari pimpinan sektor, seperti siapa yang belum mendapatkan Nusuk, perbedaan hotel, dan sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, hasil rapat malam nanti juga akan menjadi panduan bersama bagi seluruh tim, termasuk jika diperlukan negosiasi di tingkat lebih tinggi, misalnya dengan Badan Pengelola Haji (BPH) atau syarikah mitra layanan di Arab Saudi.

“Masalah-masalah yang muncul akan dijadikan panduan bersama, termasuk jika harus dilakukan negosiasi dengan BPH atau syarikah,” imbuhnya.

Arif menegaskan, fokus utama Amirul Hajj adalah memastikan seluruh jemaah Indonesia dapat menunaikan kewajiban hajinya dengan baik, tanpa gangguan logistik maupun teknis. “Kami berusaha meminimalkan bahkan menghilangkan masalah agar kenyamanan ibadah jemaah benar-benar bisa terjamin,” katanya.

Armuzna sendiri menjadi momen penting yang menguji kesiapan penyelenggaraan haji. Rangkaian pergerakan dari Mekah ke Arafah, kemudian ke Muzdalifah, Mina, hingga kembali ke Mekah, akan melibatkan lebih dari 200 ribu jemaah asal Indonesia.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan pergerakan inti Armuzna berjalan baik: Mekah – Arafah – Muzdalifah – Mina – Mekah,” tutup Arif.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore