Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 03.10 WIB

PPIH Akselerasi Distribusi Kartu Nusuk, Syarikah Ditarget Distribusi 90 Persen Hari Ini

Ilustrasi kartu nusuk yang wajib dikenakan calon jemaah haji Indonesia untuk bisa masuk Makkah, Masjidil Haram, hingga ikut puncak haji. (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)

JawaPos.com – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus menggenjot distribusi kartu Nusuk bagi jemaah haji Indonesia. Hingga kini, masih terdapat sejumlah jemaah yang belum menerima kartu tersebut, meskipun secara umum proses distribusi sudah berjalan normal.

Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah percepatan atau akselerasi. Salah satunya dengan membentuk operation room khusus di tingkat PPIH.

“Sesuai arahan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, kami sudah membuat operation room untuk akselerasi distribusi Nusuk,” ujarnya di Jeddah, Kamis (22/5/2025).

Selain itu, PPIH juga telah menunjuk penanggung jawab (PIC) di setiap sektor dan daerah kerja (daker) untuk mempercepat pelaporan dan penanganan. Sistem pelaporan digital berbasis kloter juga telah diterapkan.

Ketua kloter diminta memperbarui data jemaah yang belum menerima kartu setiap hari dan menginput perkembangan distribusi melalui aplikasi yang terhubung ke Siskohat.

“Meski sebenarnya distribusi Nusuk ini adalah kewenangan Syarikah, kita mencoba menjembatani agar Syarikah bisa menjangkau jemaah haji secara lebih luas,” jelas Muchlis.

Ia juga menyebut bahwa Kementerian Haji Arab Saudi sangat concern terhadap persoalan ini dan melakukan rapat evaluasi setiap hari. “Hari ini diharapkan distribusi Nusuk untuk semua Syarikah bisa di atas 90 persen,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Ali Machzumi meminta agar jemaah yang belum menerima kartu segera melapor ke ketua rombongan atau ketua kloter. Laporan tersebut akan diteruskan ke Daker Makkah untuk dikoordinasikan dengan pihak Syarikah.

“Bagi jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk untuk melaporkan kepada ketua rombongan dan/atau ketua kloter, untuk kemudian disampaikan ke PPIH Arab Saudi Daker Makkah,” terang Ali.

Ali memastikan bahwa distribusi kartu Nusuk dalam beberapa hari terakhir sudah berjalan lebih baik berkat komunikasi intensif dengan pihak Syarikah.

“Jika ada yang belum dapat, langsung kita komunikasikan lewat surat maupun telepon,” tutupnya.

Kartu Nusuk menjadi dokumen penting dalam penyelenggaraan haji di Arab Saudi. Selain berfungsi sebagai identitas, kartu ini juga digunakan untuk akses layanan selama jemaah berada di Makkah, terutama saat puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore