Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Mei 2025 | 01.48 WIB

Jamaah yang Wafat Sebelum Pelaksanaan Ibadah Haji akan Dibadal Hajikan, Sudah 52 Ribu Jamaah Tiba di Madinah

Calon jemaah haji JKG1 bersiap menuju Bir Ali untuk mengambil miqat dengan naik bua. Setelah itu, mereka ke Makkah. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos.com) - Image

Calon jemaah haji JKG1 bersiap menuju Bir Ali untuk mengambil miqat dengan naik bua. Setelah itu, mereka ke Makkah. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos.com)

JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya terkait perlindungan dan layanan paripurna bagi jamaah haji Indonesia, termasuk dalam situasi duka. Salah satunya, dengan memastikan seluruh hak jamaah yang wafat terpenuhi. 

Hal ini menyusul adanya sejumlah jamaah calon haji (JCH) yang meninggal sebelum menjalankan ibadah hajinya.

Tercatat, per Sabtu (10/5) siang, merujuk pada data Siskohat, jumlah jamaah haji yang meninggal mencapai 8 orang. Di mana dua di antaranya wafat di tanah suci.

Salah satunya jamaah haji asal Sidoarjo, Jawa Timur, Nur Fadillah (45), yang tergabung dalam Kloter SUB 20 embarkasi Surabaya.

Almarhumah meninggal dunia pada Kamis pagi (8/5) sekitar pukul 06.30 Waktu Arab Saudi (WAS), saat berada di dalam pesawat yang mengantarkannya ke Madinah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir mengungkapkan, almarhumah memiliki riwayat penyakit tertentu.

Jenazah sudah disholatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, salah satu kompleks pemakaman paling bersejarah di Madinah.

“Pemerintah memastikan seluruh hak jamaah haji yang wafat dipenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji dan pencairan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jamaah adalah prioritas, baik dalam kondisi sehat maupun saat menghadapi musibah.

Hingga hari kedelapan, kedatangan jamaah di Madinah mencapai 52.102 orang. Menurut data InJourney Airport, keberangkatan jamaah haji tersebut tergabung di dalam 134 kloter.

Mereka berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (35 kloter), SAMS Sepinggan Balikpapan (2 kloter), Syamsuddin Noor Banjarmasin (2 kloter), Adi Soemarmo Solo (28 kloter), Juanda Surabaya (22 kloter), dan Kertajati Majalengka (6 kloter). 

Lalu Bandara Hang Nadim Batam (7 kloter), Minangkabau Padang (4 kloter), Kualanamu Deli Serdang (6 kloter), Sultan Hasanuddin Makassar (11 kloter), Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (5 kloter), dan Zainuddin Abdul Majid Lombok (6 kloter).

Tercatat, pemberangkatan tersebut secara kumulatif dilaksanakan oleh maskapai Garuda Indonesia yang mengoperasikan 70 penerbangan haji, Saudi Arabian sebanyak 58 penerbangan haji, dan Lion Air 6 penerbangan haji. 

Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, layanan kepada jamaah haji berjalan sangat lancar. Bahkan, tingkat on time performance (OTP) juga tinggi.

“Tingkat ketepatan waktu atau on-time performance (OTP) keberangkatan penerbangan haji mencapai 94 persen,” ujarnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore