Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 04.13 WIB

Menkes: Tingginya Angka Kematian Jemaah Haji Bisa Pengaruhi Kuota Jemaah di Tahun Berikutnya

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Royyan/ JawaPos.com) - Image

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Royyan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa tingginya angka kematian jemaah haji Indonesia dapat berdampak pada pengetatan syarat keberangkatan bahkan penurunan kuota jemaah di tahun-tahun mendatang.

Hal ini disampaikan saat menyoroti lonjakan angka kematian jemaah pada musim haji 2023 yang mencapai 773 orang.

"Tahun 2023 adalah puncak dari jumlah kematian jemaah Indonesia, yaitu sekitar 773 orang. Saat itu saya sempat diajak bicara oleh Menteri Haji Arab Saudi, yang juga mantan Menteri Kesehatan dan teman lama saya. Mereka menyampaikan kekhawatiran dan menghimbau agar kesehatan jemaah kita ditingkatkan," ujar Budi, Rabu malam (1/5).

Menurutnya, tingginya angka kematian tidak hanya menjadi sorotan secara medis, tetapi juga memengaruhi aspek teknis lain seperti syarat keberangkatan dan besaran premi asuransi bagi jemaah haji Indonesia di masa depan.

"Kalau kita tidak benar-benar menjaga status kesehatan, kesakitan, dan kematian jemaah, itu berdampak negatif ke jemaah berikutnya," tegasnya.

Namun, berkat perbaikan yang dilakukan bersama Kementerian Agama, angka kematian jemaah haji Indonesia pada 2024 turun menjadi 461 orang. Sehingga, kuota jemaah haji tahun 2025 bisa maksimal.

Budi menjelaskan bahwa penurunan ini terjadi berkat perubahan sistem pemeriksaan kesehatan yang dilakukan lebih awal, diperketat, dan adanya peningkatan dalam proses pendampingan medis bagi jemaah selama proses haji.

Sebelumnya, sebanyak 7.514 jemaah haji Indonesia kloter pertama resmi diberangkatkan malam ini dari berbagai embarkasi menuju Tanah Suci. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memimpin langsung pelepasan tersebut secara simbolis di Asrama Haji, Jakarta Timur. 

Ia juga menyampaikan sejumlah pesan penting bagi para jemaah, termasuk imbauan untuk tidak terlalu memforsir tenaga di awal perjalanan.

"Baru saja kami melepas kloter pertama menuju ke Tanah Suci," ucapnya kepada wartawan, Kamis (1/5).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore