
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Bina Manasik Haji dan Umrah Kemenhaj Abdillah. (Dok. Kemenhaj)
JawaPos.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merampungkan pelaksanaan bimbingan manasik haji terintegrasi. manasik itu diikuti hampir seluruh jamaah haji yang berangkat tahun ini.
Tercatat sekitar 95 persen calon jamaah haji (CJH) porsi pemberangkatan tahun ini, sudah selesai menjalani manasik haji di tingkat kecamatan sampai kabupaten dan kota masing-masing.
Data manasik haji tersebut disampaikan Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Bina Manasik Haji dan Umrah Kemenhaj Abdillah.
Dia menjelaskan, manasik haji terintegrasi itu merupakan amanat undang-undang. Tujuannya untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan jamaah dalam menyelenggarakan ibadah haji.
"Jamaah sudah menerima berbagai pembekalan. Mulai dari kebijakan penyelenggaraan haji terbaru hingga ilmu manasik, baik secara teori maupun praktik," ujar Abdillah di Jakarta (19/2).
Secara teknis, Abdillah menjelaskan bahwa bimbingan manasik di daerah dilakukan dengan durasi total 20 Jam Pelajaran (JPL).
Rinciannya terdiri dari 4 JPL di tingkat kabupaten atau kota dan 16 JPL di tingkat Kecamatan. Untuk setiap 1 JPL berdurasi 60 menit.
Kemenhaj juga memberikan perhatian khusus bagi para pimpinan rombongan. "Kami memberikan tambahan 4 JPL khusus untuk materi bagi Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom)," tuturnya.
Para karu dan karom itu diberikan materi spesifik terkait kepemimpinan dan penyelenggaraan ibadah haji. Supaya dapat membantu jamaah di kelompoknya masing-masing.
Melalui persiapan bimbingan manasik yang lebih matang dan terstruktur itu, Abdillah berharap jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih percaya diri.
Selain itujamaah juga bisa berhaji mandiri alias tidak bergantung dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Serta pulang dengan meraih predikat haji mabrur.
Lebih lanjut Abdillah mengatakan, selain bimbingan tatap muka, Kemenhaj juga memastikan ketersediaan literasi bagi jamaah. Abdillah menyebutkan bahwa proses pengiriman buku panduan manasik ke berbagai daerah telah dimulai sejak 16 Februari lalu.
Kemenhaj menargetkan seluruh jamaah sudah menerima buku manasik sejak awal bulan Ramadhan ini.
Percepatan pengiriman buku manasik itu menjadi komitmen Kemenhaj agar jamaah memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari materi.
Sehingga saat dimulai masa keberangkatan nanti, yaitu pada 21 April, jamaah sudah mempunyai bekal literasi perhajian yang mendalam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
