Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Juni 2025 | 04.35 WIB

Dilarang Bawa Zamzam ke Kabin, Jemaah Haji Akan Terima 5 Liter di Embarkasi

Ibu-ibu jemaah haji dari kloter UPG 1 tampil dengan pakaian adat Bugis Makassar di Bandara Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, menjelang kepulangan ke Tanah Air, Rabu (11/6) dini hari. (MCH)



JawaPos.com
– Pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci resmi dimulai hari ini, Rabu (11/6). Sebanyak tujuh kloter diterbangkan dari Arab Saudi ke Tanah Air melalui dua bandara, yakni Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah dan Bandara King Abdul Aziz di Jeddah.

Dari Madinah, jemaah yang pulang hari ini berasal dari kloter UPG 01 dan UPG 02 (Makassar), LOP 01 (Lombok), serta JKG 01 (Jakarta Pondok Gede). Sementara dari Jeddah, turut diberangkatkan kloter SUB 01 dan SUB 02 (Surabaya), serta JKS 01 (Jakarta Bekasi).

Menjelang kepulangan, Kemenag mengingatkan jemaah untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan, terutama terkait larangan membawa air zamzam ke dalam kabin pesawat.

“Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di embarkasi di Indonesia. Masing-masing akan menerima satu galon berisi lima liter,” ujar Wakil Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdillah, di Bandara Madinah.

Oleh sebab itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam dalam bentuk dan kemasan apa pun ke dalam koper kabin atau tas jinjing.

Kasi Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, Dodo Murtado, menambahkan bahwa hanya dua jenis tas yang diperbolehkan masuk kabin, yaitu koper kecil (maksimal 7 kg) dan tas paspor.

Sedangkan koper besar maksimal 32 kg akan masuk bagasi dan ditimbang di lobi hotel dua hari sebelum jadwal terbang.

Beberapa barang yang dilarang dibawa dalam koper besar di antaranya:

  • Air zamzam dalam bentuk apa pun
  • Barang yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam, atau mainan bertenaga baterai
  • Power bank atau mainan dengan baterai lebih dari 20.000 mAh
  • Uang tunai senilai Rp100 juta atau lebih (atau SAR 25.000)
  • Produk hewani dan makanan berbau tajam
  • Tanaman hidup dan hasilnya

Dodo mengimbau jemaah hadir di lobi hotel dua jam sebelum penimbangan dimulai untuk memastikan proses berjalan tepat waktu.

Sementara itu, barang-barang milik jemaah yang wafat di Tanah Suci juga akan dibawa pulang dan menjadi tanggung jawab petugas kloter. Koper besar diangkut sesuai kloter awal keberangkatan dan disertai surat keterangan dari Daker PPIH, sementara koper kabin akan ikut dibawa jemaah lain di pesawat.

Dengan disiplin jemaah terhadap aturan penerbangan dan kepatuhan terhadap larangan membawa barang tertentu, proses pemulangan diharapkan berjalan tertib, aman, dan nyaman hingga tiba di Tanah Air.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore