Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 05.45 WIB

Kartu Nusuk Hampir 100 Persen Terdistribusi, Jemaah Diminta Kurangi Aktivitas Luar Jelang Puncak Haji

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin. (Kemenag)


JawaPos.com
– Kartu Nusuk untuk jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci telah hampir seluruhnya terdistribusi. Hingga saat ini, jumlah kartu Nusuk yang telah sampai di tangan jemaah mencapai 95 persen, baik untuk jemaah haji reguler maupun haji khusus.

“Hingga saat ini, jemaah haji yang telah tiba di Tanah Suci mencapai 185.075 orang. Tercatat 95 persen atau 176.437 jemaah haji Indonesia, baik haji reguler maupun haji khusus, yang telah menerima kartu Nusuk,” terang Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446H/2025M di Makkah, Selasa (27/5).

“Kartu Nusuk diterbitkan oleh Syarikah penyedia layanan jemaah haji Indonesia,” lanjutnya menegaskan.

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1446H/2025M menjalin kerja sama dengan delapan syarikah. Mereka adalah: Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah atau Sana Mashariq, Rifad, Mashariq Mutamayyizah atau Rakeen Mashariq, Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.

“PPIH terus memperkuat koordinasi dengan para syarikah agar melakukan akselerasi distribusi kartu Nusuk hingga bisa segera tercapai 100 persen,” jelas Fauzin.

Seiring berakhirnya operasional layanan haji gelombang pertama di Madinah, saat ini seluruh jemaah haji Indonesia telah terkonsentrasi di Kota Makkah. Kota ini kini semakin padat, terutama di Masjidilharam yang menjadi pusat ibadah jemaah haji dari seluruh dunia.

Karena kondisi tersebut, PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah untuk membatasi aktivitas ibadah Umrah sunnah yang dilakukan secara berulang. Hal ini penting untuk menghindari kelelahan fisik mengingat padatnya kondisi di Masjidilharam.

Selanjutnya, jemaah disarankan memanfaatkan waktu untuk mendalami manasik haji. Baik itu dilakukan secara mandiri maupun bersama para pembimbing ibadah yang tersedia di pemondokan masing-masing.

“Pemahaman mendalam tentang manasik haji akan berkontribusi bagi kualitas ibadah jemaah,” ungkap Fauzin memberi penekanan.

Selain itu, kondisi cuaca di Makkah saat ini sangat panas, dengan suhu siang hingga sore mencapai 41–43 derajat Celcius. Karenanya, jemaah lansia disarankan melaksanakan ibadah wajib di masjid hotel. Merujuk pendapat para ulama, Salat Fardu di seluruh Tanah Haram memiliki pahala yang sama seperti salat di Masjidilharam.

“Jemaah juga diimbau senantiasa membawa identitas diri bila akan ke masjid atau keluar hotel, berupa Kartu Nusuk, kartu bus, dan nomor hotel tempat menginap. Pastikan tidak hilang, tertinggal, atau dititipkan ke orang lain,” kata Fauzin memberi peringatan.

“Bila akan ke Masjidilharam, pastikan selalu berada dalam rombongan, jangan memisahkan diri. Bawa tas serut untuk menyimpan sandal, jangan menitipkan sandal ke pasangan atau orang lain,” lanjutnya lagi.

Petugas haji selalu siap membantu jemaah di mana saja. Jangan sungkan untuk meminta bantuan bila mengalami kesulitan di lapangan.

“Kami berharap agar sesama jemaah juga dapat saling bantu antarsesama,” tandas Fauzin menutup penjelasannya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore