
Calon jemaah haji Indonesia terakhir yang akan bertolak dari Bir Ali menuju Makkah, Minggu (25/5). (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penyelenggaraan haji 2025 belum sampai puncaknya, yaitu wukuf di Arafah. Namun, publik khususnya jemaah sudah mendapati banyak persoalan. Di antaranya yang menonjol adalah jemaah pisah rombongan, akibat berbeda syarikah. Meskipun banyak masalah, DPR belum berencana menggulirkan Panitia Khusus (Pansus) haji seperti musim sebelumnya.
Keterangan tersebut disampaikan anggota Komisi VIII DPR Maman Imanul Haq. Dalam sejumlah kesempatan, dia menyoroti sejumlah masalah pada haji 2025 ini. Termasuk fenomena jemaah pisah rombongan, gara-gara berbeda syarikah. "Kalau Pansus mungkin ga (tidak dilakukan DPR)," kata Maman Imanul Haq saat dikonfirmasi pada Minggu (25/5).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, Kemenag harus terbuka kepada publik mengenai masalah perhajian saat ini. Sehingga masyarakat mendapatkan penjelasan yang baik. Dia menegaskan bahwa penentuan ada delapan Syarikah yang melayani jemaah adalah keputusan Kemenag.
Untuk ke depannya, dia tidak mempermasalahkan ada banyak Syarikah. "Syarikah diperbanyak dan diperjelas SOP-nya," kata dia. Sehingga tidak ada jemaah yang pisah rombongan. Atau bahkan antara suami dan istri pisah hotel, gara-gara masuk dalam Syarikah yang berbeda.
Seperti diketahui tahun ini Kemenag menggandeng delapan Syarikah. Tahun sebelumnya hanya satu syarikah. Dampaknya Kemenag kelimpungan ketika banyak jemaah yang pisah rombongan. Bahkan pemerintah menyiapkan hotel khusus untuk menampung pasangan suami-istri yang pisah rombongan. Sejak awal, tidak ada informasi yang disosialisasikan ke jemaah, akan terjadi pisah rombongan.
Terkait dengan Pansus Haji, parlemen pernah membentuknya pada musim haji 2024 lalu. Pemicunya adalah jemaah berdesakan saat mendiami tenda di Mina. Dalam perjalanannya Pansus Haji itu membongkar banyak kasus perhajian. Di antaranya adalah jemaah langsung berangkat, alias tidak perlu antre. (wan)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
