Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Mei 2025 | 23.36 WIB

Minta Biaya Haji Indonesia Diturunkan Lagi, Prabowo: Kalau Bisa Lebih Murah dari Malaysia

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Minggu (4/5). - Image

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Minggu (4/5).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta biaya haji di Indonesia bisa diturunkan lagi. Khusus tahun ini, biaya haji Indonesia sudah diturunkan sebesar Rp 4 juta. 

Melihat angka penurunan itu, Prabowo mengaku belum puas. Oleh sebabnya ia meminta agar biaya haji Indonesia bisa lebih murah, bahkan lebih murah dari Malaysia. 

"Alhamdulillah kita bisa turunkan biaya haji Rp 4 juta, yang sudah dirasakan oleh jamaah haji tahun ini, 203 ribu (jamaah). Tapi Rp 4 juta saya minta dikurangi lagi, saya belum puas, kita harus yang termurah yang bisa kita capai, kalau bisa lebih murah dari Malaysia,” kata Prabowo saat meresmikan Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (4/5). 

Keinginan ini disampaikan Prabowo karena banyak warga yang perlu menabung dan menunggu lama untuk bisa berangkat haji. 

Sehingga, kata dia, pemerintah di bawah kepemimpinannya akan berusaha sekeras tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik. Termasuk, menurunkan biaya haji semurah-murah yang Indonesia mampu. 

"Jadi saya minta, Menteri Agama, Kelala BPKH, tentunya dibantu oleh penasihat khusus presiden bidang haji untuk koordinasi sebaik-baiknya duduk bersama dan mencari solusi-solusi untuk mengurangi ongkos haji," ungkap Prabowo.

Bahkan, kata Prabowo, ia pun telah meminta waktu untuk bertemu pimpinan negara Kerajaan Arab Saudi. Salah satunya untuk membahas soal rencana pembangunan perkampungan Indonesia yang dekat dengan tanah suci. 

"Disitu saya akan membahas upaya kita untuk perminfaan Indonesia yang sudah disampaikan kepada putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, terakhir bertemu saya mengajukan niat indonesia untuk membangun perkampungan Indonesia di tanah suci yang sedekat dekatnya dengan masjidil haram," ujar Prabowo. 

"Dan reaksi beliau waktu itu cukup positif, beliau sampaikan mari direncanakan secara teknis dengan baik. Kalau tidak salah Menag sudah berkunjung dan kita akan berangkat lagi supaya kita secepatnya seandainya dpt disetujui oleh kerajaan Insya Allah kita akan punya perkampungan sendiri dan kita akan bikin efisie," pungkasnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H /2025M, BPIH 2025 rata-rata sebesar Rp 89.410.258,79. 

Sementara, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang harus dibayar jemaah pada tahun 2025 rata-rata Rp 55.431.750,78. Adapun utuk membayar selisih antara Bipih dan BPIH itu, pemerintah mengeluarkan nilai manfaat sebesar Rp 6.831.820.756.658,34. Dana haji dan nilai manfaat itu dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore