Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juli 2024 | 15.17 WIB

Menag Yaqut Cholil Qoumas Sebut 461 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Arab Saudi, Mayoritas Berusia di atas 70 Tahun

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (ANTARA/Rangga Pandu)

 
 
JawaPos.com - Operasional ibadah haji 1445 H/2024 M sudah berakhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir jamaah haji Indonesia tiba di Tanah Air pada 22 juli 2024. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 25 Juli 2024 telah menegaskan, operasional ibadah haji tahun ini selesai.
 
 
“Alhamdulillah, seluruh tahapan sudah selesai dan saya nyatakan operasional haji 1445 H/2024 M berakhir. Dalam waktu dekat, kita akan menggelar evaluasi sekaligus memulai persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M," kata Yaqut.
 
Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa kuota haji Indonesia tahun 2025 sebanyak 221.000. Pada awal September 2024, sudah akan dimulai persiapan dan rapat dengan perusahaan penyedia layanan.
 
Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, mencatat, ada 461 jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi pada operasional haji tahun ini. Terdiri atas 441 jamaah haji reguler dan 20 jamaah haji khusus.
 
Proses pemberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci berlangsung sejak 12 Mei – 11 Juni 2024. Total ada 213.275 jamaah haji reguler yang diberangkatkan ke Arab Saudi, 229 kloter berangkat pada gelombang pertama dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, 324 berangkat pada gelombang II dan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. 
 
Setelah menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada 14 – 19 Juni 2024, jamaah haji Indonesia secara bertahap dipulangkan ke Tanah Air. Pemulangan jamaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang I berlangsung dari 22 Juni – 4 Juli 2024. Sebanyak 183 kloter pulang dari Jeddah, sedang 46 kloter pulang dari Madinah akibat Garuda Indonesia tidak mendapatkan slottime di Jeddah. Sementara 324 kloter jemaah gelombang kedua, pulang dari Madinah dari 4 – 22 Juli 2024.
 
“Hingga akhir operasional, ada 46 jamaah masih dirawat di Arab Saudi. Jamaah yang sakit tersebut akan terus dipantau oleh Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Selama perawatan, jamaah tidak dikenakan biaya,” jelas Yaqut.
 
Dari 461 jamaah yang wafat, sebagian besar meninggal di Makkah berjumlah 353 orang. Lainnya, wafat di Madinah sebanyak 60, Mina 32 orang, Arafah 6 orang, dan Jeddah 10 orang. Mayoritas jamaah yang wafat berada pada rentang usia 71 tahun ke atas. Jumlahnya mencapai 207 jamaah. Pada urutan berikutnya, rentang usia 61 – 70 sebanyak 149 jamaah, rentang usia 51 – 60 sebanyak 85 jamaah dan rentang usia 31 - 50 sebanyak 20 jamaah. (*)
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore