
RAMAI: Luberan jamaah saat melaksanakan lempar jumrah di Jamarat, Mina, pada Senin (17/6) lalu.
JawaPos.com - Banyaknya jamaah haji yang meninggal selama pelaksanaan ibadah di Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina), terutama di Mina, menjadi salah satu isu yang mencuat.
Dari laporan sejumlah kantor berita internasional, lebih dari 577 jemaah dari berbagai negara meninggal.
Di sejumlah media sosial, beredar foto dan video yang memperlihatkan para jamaah yang meninggal di sekitaran jamarat tanpa didampingi petugas.
Baca Juga: Sekretaris MA Hasbi Hasan Tetap Divonis 6 Tahun Penjara Terkait Suap Pengurusan Perkara
Diduga, banyaknya jemaah yang meninggal diakibatkan mengalami heatstroke. Efek dari cuaca panas ekstrem yang melanda kawasan Makkah, termasuk di Mina, selama masa puncak haji.
Kemenag RI menyampaikan situasi para jemaah selama berada di Armuzna, terutama di Mina.
Berdasarkan data terakhir, sebanyak 27 jemaah Indonesia meninggal selama di Mina.
Dirjen PHU Kemenag RI Hilman Latief menjelaskan bahwa seluruh jemaah yang meninggal berada di bawah penanganan petugas kesehatan selama di Mina.
"Tidak ada yang tak mendapat perawatan di luar kendali," katanya.
Baca Juga: Virgoun Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Menurut Hilman, seluruh jemaah Indonesia mendapat penanganan selama mengalami gangguan kesehatan. Baik di tenda misi haji Mina maupun di seluruh rumah sakit di Makkah.
Selain itu, para jamaah yang sempat mengalami gangguan kesehatan selama lempar jumrah di Jamarat juga mendapat penanganan dari tim medis yang disiagakan di sana.
Terkait beredarnya video tentang sejumlah jemaah yang meninggal di jalanan di Jamarat maupun Mina, Hilman menyebut bahwa situasi itu tidak terjadi pada jemaah Indonesia.
Baca Juga: Tak Terima Logo Nahdlatul Ulama Diganti Ulama Nambang, Muhibbin asal Surabaya Lapor ke Polisi
Selain itu, selama Armuzna, data terakhir menyebutkan bahwa ada sembilan jemaah asal Indonesia yang menjnggal selama di Arafah saat prosesi wukuf pada Jumat (14/6) hingga Sabtu.
Mayoritas dialami para jemaah yang sudah memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
