Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Mei 2024 | 03.52 WIB

Surabaya jadi Daerah Ter-climate Friendly, Lebih Unggul dari DKI Jakarta

Pemandangan di kawasan Ketabangkali dengan adanya patung Suro dan Boyo yang berwarna-warni menambah keindahan sudut kota Surabaya kemarin malam. (Dite Surendra/Jawa Pos) - Image

Pemandangan di kawasan Ketabangkali dengan adanya patung Suro dan Boyo yang berwarna-warni menambah keindahan sudut kota Surabaya kemarin malam. (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com – Surabaya dinilai menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang cukup climate friendly. Hal itu dapat terlihat dari salah satu indikatornya, yakni pengalokasian anggaran yang cukup besar untuk menangani perubahan iklim.

Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral Kementerian Keuangan Boby Wahyu Hernawan menuturkan, beberapa daerah telah memiliki anggaran perubahan iklim yang cukup signifikan. Salah satunya Surabaya yang mengalokasikan 19,53 persen dari belanja tahunannya untuk anggaran perubahan iklim.

’’Kalau kita berbicara daerah yang cukup climate friendly atau sangat mendukung agenda perubahan iklim di sini kita lihat adalah Surabaya,’’ ujarnya dalam media briefing ‘Peran Kemenkeu dalam mendukung Penanganan Perubahan Iklim’ di Bogor, Rabu (29/5).

Boby melanjutkan, setelah Surabaya, Provinsi DKI Jakarta mengekor di peringkat kedua. DKI Jakarta mengalokasikan anggaran 12,74 persen. ’’Namun, secara nominal, DKI Jakarta memiliki anggaran perubahan ilim yang terbesar, dengan rata-rata per tahun sebesar Rp 76,162 miliar,’’ jelasnya.

Tingginya nominal yang dialokasikan DKI Jakarta juga disebabkan karena besarnya APBD DKI.
Dia menjelaskan, beberapa daerah menjadi pilot project untuk Regional Climate Budget Tagging (RCBT).

Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, rata-rata porsi anggaran yang dialokasikan untuk perubahan iklim berdasarkan pilot project RCBT tahun 2020 - 2023 adalah sebesar 5,38 persen dari total belanja tahunan daerah.

Berdasarkan hasil pendanaan perubahan iklim di daerah sejak tahun 2020 sampai 2023, didapatkan informasi bahwa kegiatan adaptasi masih mendominasi kegiatan perubahan ikim di daerah. Hal ini didasari oleh urusan pemerintah daerah yang terikat erat terhadap pelayanan publik dasar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore