Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Mei 2024 | 04.34 WIB

Penerbangan Telat, Fisik Jamaah pun Menurun

Ilustrasi Ibadah Haji. (Dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Ibadah Haji. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Tidak heran jika Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan reaksi keras terhadap tingginya tingkat keterlambatan pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) dari tanah air tahun.

Sebab, persoalan ini menimbulkan dampak di semua sektor. Terutama terhadap pemenuhan layanan bagi para jamaah.

Salah satu yang paling terasa jamaah haji yang tiba di tanah suci dalam kondisi sangat lelah. Sebab, mereka harus menjalani beragam proses selama perjalanan lebih dari 10 jam. Tak sedikit yang kondisi fisiknya langsung menurun.

"Kaki saya langsung bengkak. Sebab, sudah di Juanda sejak pagi dan baru tiba di Madinah malam," kata Arief, salah satu jamaah embarkasi Surabaya.

Selain itu, di sejumlah hotel tempat CJH menginap, banyak jamaah yang datang terlambat ke hotel. Akibatnya, durasi masa tinggal mereka berkurang.

Sebab, sistem sewa hotel di Madinah berdasarkan jumlah hari tinggal. Berbeda dengan di Makkah. Di mana, sistem sewa hotel di sana menggunakan skema full season (selama musim haji).

Menanggapi hal itu, Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi, menyebut bahwa masalah keterlambatan penerbangan merupakan ranah maskapai.

"Yang jelas, dari kami sudah sudah mengikhtiarkan, mengusahakan seluruh jamaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan sebagaimana yang sudah disepakati," katanya.

Dia menyebut, secara umum, pelayanan yang diberikan kepada jamaah haji selama di Madinah sudah maksimal. Namun, untuk beberapa layanan, memang ada yang sedikit terganggu imbas telatnya kedatangan maskapai di Bandara Madinah.

Seperti masa menginap di hotel yang sudah disiapkan. Akibat kedatangan terlambat, otomatis jamaah akan tiba di hotel lebih lambat. Mereka juga harus keluar hotel untuk berangkat menuju Makkah sesuai dengan jadwal awal.

"Namun, semua masalah itu sudah kita carikan solusi. Untuk jamaah yang berada di Madinah tidak perlu khawatir. Kami akan memberikan layanan terbaik di semua sektor. Baik akomodasi, transportasi, maupun layanan kesehatan," kata Ali.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore