Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2023 | 19.45 WIB

Dari 1.335 Calon Jemaah Haji, 625 Pakai Kursi Roda, Satu Wafat sebelum Masuk Asrama Haji Surabaya

HAJI KLOTER PERTAMA: CJH Kabupaten Bangkalan tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Selain Bangkalan, AHES juga kedatangan CJH dari Kota Madiun, Kabupaten Sampang, dan Kota Surabaya. - Image

HAJI KLOTER PERTAMA: CJH Kabupaten Bangkalan tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Selain Bangkalan, AHES juga kedatangan CJH dari Kota Madiun, Kabupaten Sampang, dan Kota Surabaya.

JawaPos.com - Tiga kloter awal dengan jumlah 1.335 calon jemaah haji (CJH) tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Selasa (23/5). Dari jumlah tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia.

Dari pantauan Jawa Pos, terdapat ratusan lansia dari tiga kloter yang hadir. Lansia dengan risiko tinggi (risti) tetap menjadi prioritas.

Ada CJH yang langsung ditangani menggunakan brankar maupun kursi roda. Berdasar data yang dihimpun, terdapat 625 jemaah yang menggunakan kursi roda.

’’Tiga kloter awal ini ada banyak lansia ya, yang sakit juga langsung ditangani di klinik,’’ kata Ketua PPIH Embarkasi SurHusnul Maram Selasa (23/5).

Dia menuturkan, jumlah lansia yang bakal diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya cukup banyak. Dari total keseluruhan 35.152 CJH, yang lansia mencapai 11.200 orang atau setara 32 persen jemaah. Karena itu, pihaknya menempatkan warga senior dekat dengan pelayanan administrasi dan kesehatan atau berada di lantai dasar.

’’Jadi, pemeriksaan kesehatan tahap ketiga dilakukan tanpa terkecuali untuk mengetahui layak terbang atau tidak,’’ paparnya.

Sementara itu, Kabag TU Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya Hari Susanto mengatakan, pemeriksaan tahap ketiga dilakukan ketika CJH masuk asrama haji. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kondisi kesehatan jemaah.

’’Mulai tekanan darah, keluhan sakit yang selama ini ada, hingga tingkat ristinya,’’ katanya.

’’Jemaah yang memiliki riwayat sakit akan mendapatkan pendampingan secara intens. Itu sudah sesuai dengan ketentuan,’’ tambahnya.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, ada satu CJH asal Surabaya yang meninggal dunia. Hal itu dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya Pardi. Menurut dia, calon jemaah haji itu meninggal karena sakit.

’’Sakit, posisinya saat mau menuju titik keberangkatan. Itu belum berangkat ke embarkasi,’’ katanya.

Dengan berkurangnya jumlah jemaah dari semula 441 orang, pihaknya bakal tetap mencari pengganti jemaah tersebut. (zam/c7/ai)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore