Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2023 | 20.45 WIB

Kurban 1 Kambing atau Sapi untuk 7 Orang saat Idul Adha, Mana yang Lebih Dianjurkan?

Petugas tengah melakukan perawatan sapi di Mal Hewan Kurban H. Doni, Depok, Jumat (24/6/2022). Hewan kurban yang akan diperjual belikan sudah lolos tes kesehatan sehingga aman bagi pelanggan yang ingin berkurban. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS - Image

Petugas tengah melakukan perawatan sapi di Mal Hewan Kurban H. Doni, Depok, Jumat (24/6/2022). Hewan kurban yang akan diperjual belikan sudah lolos tes kesehatan sehingga aman bagi pelanggan yang ingin berkurban. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

 
JawaPos.com - Hari Raya Idul Adha segera tiba. Tradisi masyarakat Indonesia biasanya berkurban 1 kambing untuk perorangan atau ada juga satu ekor sapi untuk 7 orang yang dilakukan secara patungan. Lantas pilihan mana yang lebih dianjurkan?
 
Lembaga filantropi Dompet Dhuafa melalui laman resmi menjelaskan, salah satu penyebab banyak orang melakukan kurban secara patungan adalah masalah kondisi keuangan. Jika memang tak mampu untuk berkurban seekor perorangan, maka opsi untuk urunan tujuh orang mengurbankan satu sapi merupakan solusinya.
 
Sebagian ulama menjelaskan, kurban satu kambing lebih baik dari pada ikut patungan sapi atau unta. Karena tujuh kambing manfaatnya lebih banyak dari pada seekor sapi (Shahih Fiqh Sunnah, 2:375, Fatwa Lajnah Daimah no. 1149 dan Syarhul Mumthi’ 7:458).
 
 
Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i mengatakan, “Kambing (sendirian) lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Karena orang yang berkurban bisa menumpahkan darah (menyembelih) sendirian.” (Al Muhadzab 1:74).
 
Di samping itu, terdapat alasan lain yakni kurban yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW adalah utuh satu ekor, baik kambing, sapi, maupun unta, bukan 1/7 sapi atau 1/10 unta. Kemudian, aktivitas menyembelihnya pun menjadi lebih banyak. Hal ini juga sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh penulis kitab Al Muhadzab Al Fairuz Abadzi As Syafi’i (lih. Al Muhadzab 1/74).
 
Kemudian Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyimpulkan, “Hewan kurban yang paling afdal adalah unta, lalu sapi ketika disembelih utuh, lalu domba, lalu kambing, lalu 1/7 unta, kemudian 1/7 sapi.” (Disebutkan dalam kitab Ahkam Al-Udhiyyah)
 
Ada juga pendapat Ibnu Qassim Al Ghazi yang menyatakan bahwa satu kambing itu lebih utama daripada patungan sapi. Namun jika dilihat dari sisi jenisnya, yang lebih utama adalah unta, lalu sapi lalu kambing.
 
Dari pendapat-pendapat ulama di atas ditarik dari gambaran perekonomian masyarakat yang tinggal di Arab yang memang digolongkan sebagai masyarakat mampu sehingga membeli hewan kurban untuk perseorangan. Sedangkan di Indonesia masih banyak masyarakat kelas menengah ke bawah sehingga membeli sapi secara patungan adalah solusi yang sering dilakukan.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore