Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2023 | 20.47 WIB

Puncak Haji, Dua Juta Jemaah Berkumpul di Arafah

PUNCAK HAJI: Jemaah haji dari berbagai negara bersiap menuju Arafah untuk pelaksanaan wukuf di padang Arafah hari ini.

PPIH Arab Saudi Siapkan 279 Petugas Badal

Laporan dari Makkah: Eko Priyono-Abdi D. Noor

JawaPos.com – Sebanyak 229 ribu jemaah haji Indonesia berbaur dengan sekitar dua juta jemaah dari penjuru dunia di padang Arafah hari ini (27/6). Mereka menunaikan wukuf sebagai puncak atau rukun utama ibadah haji.

Kemarin (26/6) jemaah digeser dari Makkah menuju Arafah sejak pagi hingga sore waktu setempat. Proses pemberangkatan jemaah menuju Arafah berjalan lancar. Jemaah dipastikan sudah niat ihram dari hotel masing-masing. Jemaah juga diingatkan untuk menjaga aturan selama berihram.

Pada H-1 pelaksanaan wukuf, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga mematangkan rencana prosesi badal haji. Sebanyak 279 petugas PPIH sudah disiapkan untuk menjadi petugas badal. Mereka bertugas menggantikan jemaah yang wafat atau tidak bisa melaksanakan wukuf.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah PPIH Arab Saudi Suratman menjelaskan, ada tiga kelompok jemaah yang akan dibadalhajikan. Pertama, kelompok prioritas, yaitu jemaah yang wafat. Ada sembilan orang yang wafat di embarkasi. Ditambah satu orang haji khusus. Kemudian, jemaah yang wafat di Arab Saudi hingga Senin (26/6) siang sebanyak 154 orang.

Kelompok kedua adalah jemaah yang secara medis berada di rumah sakit dan tidak bisa ikut safari wukuf. Baik yang tengah dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesian (KKHI) maupun di rumah sakit Arab Saudi. ”Itu untuk mereka yang tidak bisa disafariwukufkan sehingga akan kita badalkan,” papar Suratman.

Kelompok ketiga, jemaah yang menderita demensia. Menurut Suratman, mereka memenuhi syarat dibadalhajikan sesuai syariah maupun Peraturan Menteri Agama No 13 Tahun 2021. Kelompok tersebut apabila dipaksa ikut wukuf dikhawatirkan mengganggu jemaah lainnya. Jumlah jemaah yang akan dibadalhajikan secara pasti baru diketahui siang hari ini waktu Saudi.

TIBA DI ARAFAH: Petugas PPIH membantu jemaah lansia kemarin.

Sementara itu, sejak Minggu (25/6) sebanyak 60 koli obat sudah disiapkan untuk mendukung pelayanan jemaah haji selama prosesi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Selain obat, ada alat kesehatan yang juga dimobilisasi.

Koordinator Obat dan Perbekalan Kesehatan (Perbekkes) PPIH Bidang Kesehatan 1444 H/2023 Breni Setyoko menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan 135 jenis obat sesuai kebutuhan di Pos Kesehatan Arafah. Meski pada pos tersebut durasi pelayanan terbatas selama masa wukuf, paket obat dan alkes yang disiapkan tetap paket lengkap. ”Untuk Poskes Arafah tetap kami siapkan paket obat lengkap 171 jenis obat. Paling banyak berupa cairan,” katanya.

Untuk Poskes Mina disiapkan 194 jenis obat. Paket obat-obatan di Poskes Mina lebih lengkap lantaran jemaah berada di sana selama tiga hari. ”Untuk menunjang pelayanan kesehatan selama prosesi lontar jumrah,” ucap Breni.

Selain paket obat dan perbekkes untuk poskes dan pos satelit, disiapkan paket Armuzna. Itu untuk tenaga kesehatan haji (TKH) di masing-masing kloter. Obat itu terdiri atas antibiotik, obat hipertensi, obat diabetes melitus, obat batuk, obat flu, vitamin, antinyeri, pereda demam, dan beberapa perbekkes lainnya. (*/lyn/wan/c17/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore