JawaPos.com - Sebanyak 229 ribu jemaah haji Indonesia, berbaur dengan sekitar dua juta jemaah dari penjuru dunia di padang Arafah hari ini (27/6). Mereka menunaikan wukuf sebagai puncak atau rukun utama ibadah haji. Pemberangkatan jemaah menuju Arafah berjalan lancar. Jemaah Indonesia diharapkan ikut mendoakan kondisi bangsa Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di sela kunjungan kerja di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Senin (26/6). Dia menjelaskan padang Arafah adalah salah satu tempat mustajab untuk berdoa. "Kalau 200 ribu lebih jemaah berdoa bersama di tempat mustajab untuk kebaikan negara, mudah-mudahan diterima Allah SWT," kata dia.
Ma'ruf mengatakan saat wukuf tentu menjadi momen para jamaah untuk berdoa. Selain itu juga untuk mohon ampunan kepada Allah. Dia berpesan supaya para jamaah tidak lupa untuk mendoakan untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.
"Doakan supaya negara (Indonesia) terbebas dari konflik," tuturnya. Khususnya konflik yang muncul terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Kemudian juga doa supaya bangsa Indonesia semakin baik serta masyarakatnya menjadi makmur.
Ma'ruf lantas menyinggung soal perayaan Idul Adha. Seperti diketahui Idul Adha tahun ini adalah momen hari raya keagamaan di mana status Pandemi Covid-19 sudah berganti jadi endemi. Dengan situasi tersebut, Ma'ruf memperkirakan perayaan Idul Adha tahun ini bakal lebih semarak.
Meskipun begitu Ma'ruf mengatakan masyarakat diminta tetap hati-hati. Pasalnya virus Covid-19 masih ada. Masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat.
Kepada masyarakat yang merayakan Idul Adha diminta untuk tidak berlebihan. "(Rayakan) dengan kesederhanaan," jelasnya. Kemudian juga lebih banyak berbagi dan bersyukur. Karena Indonesia berhasil keluar dari masa-masa Pandemi Covid-19 dalam tiga tahun terakhir.
Di bagian lain Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan prosesi pergerakan jemaah dari hotel di Makkah menuju ke Arafah yang berlangsung kemarin. Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin mengatakan secara bertahap jemaah diberangkatkan ke Arafah mulai pagi hingga sore waktu Saudi. Sebelum berangkat, jemaah dipastikan sudah niat ihram dari hotel masing-masing.
Jemaah diingatkan untuk menjaga aturan selama berihram. Sudah ada ketentuan soal larangan-larangan selama berihram. Kemudian seluruh panduan dan bimbingan dari masing-masing petugas bimbingan ibadah (bimbad) untuk diikuti dengan baik.
Untuk jemaah yang sedang dirawat tidak perlu khawatir. Karena bakal diberangkatkan ke Arafah dan menjalani safari wukuf. Yaitu ibadah wukuf dari kendaraan yang sudah disiapkan petugas kesehatan.
Dia menjelaskan wukuf secara harfiah artinya adalah berhenti. Prosesi wukuf melambangkan sesuatu yang selama ini bergerak, lantas berhenti. Semua yang hidup, kelak akan mati.
Selain itu Fauzin mengatakan wukuf juga melambangkan kejadian kelak di padang mahsyar. Yaitu ketika umat manusia dibangkitkan dari kubur untuk kemudian menjalani proses menghadap Allah. Seluruh jemaah saat berada di Arafah, mengenakan pakaian yang sama. Menandakan semua manusia sama, kecuali amal ibadahnya. "Semua perbedaan sirna. Semua berstatus sama sebagai hamba Allah," jelasnya.